Google Prediksi Ekonomi Digital Indonesia Capai US$140 Miliar pada 2025, Asal..

Rahmi Yati
Selasa, 24 Mei 2022 | 14:23 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR tentang perkembangan persiapan pelaksanaan digitalisasi penyiaran (ASO) di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (16/11/2021)./Antararnrn
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR tentang perkembangan persiapan pelaksanaan digitalisasi penyiaran (ASO) di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (16/11/2021)./Antararnrn
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Raksasa teknologi dunia, Google memproyeksikan potensi ekonomi digital Indonesia pada 2025 akan tumbuh mencapai US$140 miliar.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johhny G. Plate mengatakan proyeksi tersebut bisa tercapai jika Indonesia mampu memanfaatkan ruang digital dan menghindari penyalahgunaan penggunaan teknologi informasi.

"Pengembangan ekonomi digital jadi salah satu strategi utama transformasi ekonomi Indonesia dan ditujukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19," katanya dalam siaran pers, Selasa (24/5/2022).

Selain itu, Menkominfo menyebut pengembangan ekonomi digital ini juga didorong oleh adanya pergeseran perilaku masyarakat yang cenderung menggunakan platform digital di berbagai sektor.

Google, sambung dia, mempunyai atensi yang cukup tinggi karena perkembangan digital ekonomi Indonesia selama Covid-19 bertumbuh positif.

"Tahun 2021 ekonomi digital jadi double digit dan pada 2022 kuartal pertama tumbuh sebesar tujuh persen," ucapnya.

Lebih lanjut Johnny menuturkan, pemerintah melalui Kemenkominfo juga terus menindaklanjuti kerja sama dengan Google mengenai ekositem digital agar makin bermanfaat bagi masyarakat.

Adapun kerja sama yang sudah dilakukan antara lain program pengembangan sumber daya manusia, pemanfaatan sistem digital, dan penanggulangan berita hoaks.

“Dengan memperluas jaringan infratruktur dan penguatan sumber daya manusia, maka peluang ekonomi digital makin bermanfaat," imbuh Johnny.

Sebagai tambahan, tren positif perkembangan ekonomi digital juga sejalan dengan perkembangan investasi. Hasil studi Google, Temasek, Bain & Company pada 2021 menunjukkan bahwa nilai investasi ekonomi digital Indonesia sepanjang kuartal I/2021 sebesar US$4,7 miliar dan telah melampaui nilai tertinggi selama empat tahun terakhir.

Capaian tersebut menjadikan Indonesia sebagai tujuan investasi terpopuler di Asia Tenggara, melampaui Singapura.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper