Menkominfo dan Operator Cek Jaringan H-3 Lebaran 2022, Pengamat: Sebatas Seremoni

Rahmi Yati
Jumat, 29 April 2022 | 17:51 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR tentang perkembangan persiapan pelaksanaan digitalisasi penyiaran (ASO) di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (16/11/2021)./Antararnrn
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan paparannya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR tentang perkembangan persiapan pelaksanaan digitalisasi penyiaran (ASO) di komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (16/11/2021)./Antararnrn
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate bersama dengan operator telekomunikasi hari ini memantau layanan telekomunikasi di jalur mudik untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas data internet selama perjalanan mudik dan Lebaran 2022.

Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi menilai pengecekan jaringan yang dilakukan saat sudah memasuki momentum mudik adalah hal yang bagus, tetapi sangat disesalkan.

Menurutnya, pengecekan kesiapan jaringan harusnya dilakukan dua atau tiga pekan sebelum Hari Raya. Hal ini dilakukan agar dapat diketahui tantangan dan masalah di lapangan, sehingga bisa langsung diatasi.

"Sebab dari pengalaman puluhan tahun mengurusi kesiapan jaringan telekomunikasi dan internet, seminggu sebelum dan sesudah lebaran, jaringan telekomunikasi dan internet tidak bisa dikotak-katik, agar tidak menimbulkan problem karena kesalahan kecil saja bisa membuat jaringan down dan memengaruhi layanan kepada masyarakat," kata Heru, Jumat (29/4/2022).

Dengan begitu, dia menilai kalau pengecekan dilakukan pada akhir Ramadan, ini seperti sebuah seremoni, padahal tujuan pengecekan adalah mengecek kesiapan jaringan menyambut perpindahan trafik dari kota ke daerah.

Apalagi, sambung Heru, kalau dilihat tahun ini, sebenarnya sangat penting dilakukan pengecekan sejak awal mengingat tahun ini merupakan momen masyarakat kembali mudik setelah dua tahun dilanda pandemi Covid-19.

"Kemudian ada jalur tol yang panjang dan macet. Jalur non-tol juga padat dan tersumbat karena satu arah tol seperti Pantura. Namun dari itu semua, Kementerian Kominfo harus hadir dan menjamin layanan telekomunikasi dan data operator telekomunikasi lancar, berkualitas dan tanpa kendala. Sebab diperkirakan trafik akan naik hingga 40-50 persen saat mudik dan Hari Raya," imbuhnya.

Sebagai informasi, hari ini Menkominfo Johnny G. Plate bersama dengan operator telekomunikasi akan memantau layanan telekomunikasi di jalur mudik untuk mengantisipasi peningkatan lalu lintas data internet selama perjalanan mudik dan Lebaran 2022.

Dia menyebut Kemenkominfo terus melakukan koordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi untuk menyiapkan bandwidth yang cukup agar masyarakat dapat menggunakan layanan telekomunikasi dengan baik.

Kemenkominfo bersama operator telekomunikasi, imbuhnya, akan melakukan bandwidth management untuk menghindari gangguan terutama di lokasi dengan penggunaan data internet yang tinggi.

“Sebab pasti data traffic-nya akan sangat tinggi dan Kominfo terus berkoordinasi dengan penyelenggara telekomunikasi. Kita sudah mempersiapkan agar tersedianya bandwidth yang cukup, sehingga nanti tidak sampai kekurangan agar layanan tersedia dengan baik karena ada satu kebiasaan baru sekarang dalam perjalanan mudik, pasti traffic-nya sangat besar,” ucap Johnny.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Rahmi Yati
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper