Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Oppo Hadirkan Fitur VoLTE sejak 2018, Dukung Transisi 3G ke 4G

Oppo Indonesia telah melengkapi fitur Voice Over LTE (VoLTE) pada perangkatnya sejak 2018. Dengan adanya VoLTE, pelanggan dapat menikmati panggilan yang lebih jernih.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 07 April 2022  |  06:58 WIB
Oppo A76 - passionategeekz.com
Oppo A76 - passionategeekz.com

Bisnis.com, JAKARTA – Oppo Indonesia telah menghadirkan fitur Voice Over LTE (VoLTE) pada perangkatnya sejak 2018. Dengan hadirnya fitur ini, pelanggan tidak akan merasakan dampak layanan 3G yang dimatikan dalam rangka peningkatan jaringan ke 4G LTE.

PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto mengatakan dengan adanya VoLTE, pelanggan akan dapat menikmati panggilan yang lebih jernih dan terjangkau berbasis network data.

"Sesungguhnya VoLTE itu sudah ada sejak 2018 di perangkat Oppo. Namun, kompartibilitasnya hanya pada satu operator saja," kata Aryo, Rabu (6/4/2022).

Meski begitu, dia menyebut pengadaan fitur VoLTE terus dikembangkan agar konsumen semakin nyaman menikmati layanan. Pada 2019 hingga akhir 2020, Oppo memiliki kompartibilitas dengan tiga operator lainnya.

Sementara itu, sambung Aryo, perangkat di atas 2021 juga sudah memiliki kompartibilitas terhadap operator yang telah menyelengarakan VoLTE di Indonesia.

"Kompartibilitas yang membatasi untuk fitur VoLTE. Perangkat lawas di 2018 sudah bisa menjalankan fitur ini. Namun hanya dengan satu operator saja. Jika pengguna ingin menggunakan fitur VoLTE dari operator lain, kami sarankan untuk mengganti perangkatnya ke yang lebih baru," tutur Aryo.

Sebagai informasi, proses upgrade atau peningkatan jaringan 3G ke 4G LTE telah dimulai sejumlah operator Tanah Air salah satunya PT XL Axiata Tbk. (XL Axiata).

Perusahaan menargetkan akan mematikan sinyal 3G sepenuhnya hingga Maret 2022. Hingga akhir Februari lalu, perusahaan mengeklaim telah mematikan 5.000 BTS 3G, dan terus bertambah sekitar 1.000 BTS setiap harinya.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan upaya mematikan layanan 3G dilakukan untuk memindahkan trafik 3G ke 4G.

Menurut Gede, layanan 3G banyak dipakai untuk telepon, alih-alih data internet. Selain itu, masyarakat juga sudah menggunakan telepon dengan data seperti penggilan WhatsApp dibanding layanan telepon dengan pulsa.

XL Axiata pun mendorong vendor ponsel untuk mengaktifkan fitur VoLTE pada berbagai ponsel, termasuk ponsel seri lawas. Semua handset terutama yang lama, diharapkan agar bisa memungkinkan VoLTE.

"Dengan demikian, pelanggan tidak akan merasakan dampak layanan 3G XL Axiata yang dimatikan. Selain itu, XL juga akan menyiapkan kapasitas jaringan yang memadai untuk menunjang panggilan suara VoLTE," kata Gede dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan saat ini, cakupan jaringan 4G telah menjangkau 96 persen populasi Indonesia di 458 kota/kabupaten, yang ditopang oleh lebih dari 77.000 Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Seiring dengan pemadaman 3G tersebut, sambung Ayu, XL Axiata juga telah mengaktivasi layanan VoLTE. Trafik layanan VoLTE ini telah tumbuh sekitar 60 persen sepanjang kuartal III dan IV 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata 3g oppo volte
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top