Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siaran TV Analog akan Dihapus, Intip Fitur Canggih Siaran Digital

Siaran digital memiliki fitur canggih yang tidak dimiliki siaran TV analog yang akan dihapus.
Rahmi Yati
Rahmi Yati - Bisnis.com 23 Maret 2022  |  18:52 WIB
Ilustrasi menonton tv digital. -  Dok. Istimewa
Ilustrasi menonton tv digital. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemadaman TV analog atau Analog Switch Off (ASO) tahap I akan dilakukan pada 30 April 2022. Nantinya, hanya TV digital atau analog dengan bantuan perangkat set top box yang bisa menerima siaran dengan kualitas yang lebih baik.

Sekretaris Gugus Tugas Migrasi Siaran TV Analog ke Digital Haryukresno Widhiputranto mengatakan di Indonesia, baik TV analog yang menggunakan perangkat set top box ataupun TV yang sudah mendukung layanan digital wajib melakukan instalasi sistem peringatan dini kebencanaan (early warning system/EWS).

"Ini salah satu fitur yang ada di TV digital. Hal pertama yang harus dilakukan ketika melakukan instalasi adalah memasukkan kode pos daerah. Ini sangat penting karena akan mempengaruhi sinyal peringatan dini kebencanaan yang diterima TV kita," katanya dalam diskusi virtual, Rabu (23/3/2022).

Haryu menyebut, fitur ini masih dalam tahap uji coba dan implementasi. Nantinya, ada beberapa skenario penayangan yang akan dilakukan.

Pertama, ujar dia, adalah tahap waspada. Biasanya layar TV akan ditutup sebagian untuk memberikan peringatan atau informasi seperti adanya kemungkinan hujan deras disertai petir.

Namun ketika nanti sudah hampir dipastikan hal itu akan terjadi atau menjadi suatu bencana, sambungnya, maka seluruh layar akan ditutupi dengan informasi yang disertai peringatan suara agar masyarakat dapat mengantisipasi terjadinya musibah tersebut.

"EWS ini akan diterapkan setelah kita melakukan uji coba dengan lembaga penyiaran dan akan dicoba diimplementasikan," sebut Haryu.

Fitur selanjutnya, imbuh dia, adanya informasi jadwal acara. Fitur ini sebenarnya sudah dihadirkan oleh beberapa lembaga penyiaran. Dengan opsi ini, masyarakat tidak perlu lagi mencari tahu jadwal acara TV di surat kabar atau internet.

Kemudian, tambah dia, juga ada fitur bimbingan orang tua. Fitur ini bisa digunakan untuk mengatur tayangan sesuai dengan usia anak atau yang diinginkan dan hanya orang tua yang bisa membuka password-nya.

"Fitur terakhir adalah datacasting, berupa teks atau gambar sederhana. Biasanya menyampaikan informasi penting bagi publik. Misalnya ada kegiatan vaksinasi di suatu daerah mungkin pemerintah daerah setempat bisa menampilkan data-data ini. [Fitur] ini akan diimplementasikan setelah kita ASO," tutupnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

televisi analog migrasi siaran digital
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top