Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Fungsi Tombol Downvote di Twitter? Ini Penjelasannya

Twitter memberikan pembaruan pada fiturnya, kali ini tombol downvote yang tersedia di sebelah tombol like. Lantas, apa sebenarnya fungsi dari tombol downvote di Twitter?
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 09 Februari 2022  |  16:05 WIB
/Bloomberg
/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Twitter kembali memberikan pembaruan pada fiturnya, kali ini tombol downvote yang tersedia di sebelah tombol like. Tombol ini membuat penggunanya bertanya-tanya, untuk apa?

Laporan dari The Indian Express (6/2/2022), pada 2021 Twitter sudah memperkenalkan fitur ini pada publik. Sekarang fitur ini sudah dapat digunakan, tapi terbatas pada pengguna Twitter di web. Namun, bagi para pengguna iOS dan Android masih perlu bersabar untuk mencobanya.

Fitur downvote memungkinkan pengguna di mana saja mengurangi balasan pada tweet. Twitter juga menyatakan bahwa downvote pada balasan akan terus disembunyikan dan karenanya, tidak dapat dilihat oleh publik.

Sebaliknya, pengguna akan membantu Twitter semakin mengenali komentar yang lebih relevan dan membuatnya lebih terlihat. Sementara itu, tombol upvote pada balasan akan terlihat secara publik sebagai tombol like.

“Beberapa dari Anda di iOS mungkin melihat opsi berbeda untuk menaikkan atau menurunkan suara pada balasan,” kata Twitter melalui @TwitterSupport saat mengumumkan fitur tersebut.

Jadi, fungsi utama tombol downvote adalah untuk memahami jenis balasan yang menurut Anda relevan dalam sebuah percakapan.

“Kami belajar banyak tentang jenis balasan yang menurut Anda tidak relevan dan kami memperluas pengujian ini –– lebih banyak dari Anda di web dan segera iOS dan Android akan memiliki opsi untuk menggunakan downvoting. Downvotes tidak bersifat publik, tetapi mereka akan membantu memberi tahu kami tentang konten yang ingin dilihat orang,” kata @TwitterSupport pada 4 Februari 2022.

Twitter juga mengatakan dalam cuitan berikutnya bahwa mayoritas pengguna mengklik tombol tersebut karena balasannya ofensif, tidak relevan, atau keduanya.

“Eksperimen ini juga mengungkapkan bahwa downvoting adalah cara yang paling sering digunakan orang untuk menandai konten yang tidak ingin mereka lihat,” jelas Twitter.

Contoh sederhana dalam praktiknya adalah ketika pengguna menanyakan rekomendasi tempat makan di suatu tempat. Balasan yang menurut Anda tidak relevan dapat Anda tandai dengan downvote, sehingga pengguna hanya dapat melihat balasan yang relevan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

twitter android media sosial ios
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top