Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jangkau Lebih Banyak Pengecer, Unilever (UNVR) dan Sido Muncul (SIDO) Gandeng GudangAda

Dengan kerja sama ini, produk-produk Unilever dan Sido Muncul akan lebih banyak dijangkau oleh para pengecer dan warung.
Ahmad Thovan Sugandi
Ahmad Thovan Sugandi - Bisnis.com 02 Desember 2021  |  01:26 WIB
Produk Unilever dipajang di sebuah toko kelontong di India -  Bloomberg
Produk Unilever dipajang di sebuah toko kelontong di India - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Dengan lebih dari setengah juta pengguna di lebih dari 500 kota di Indonesia, GudangAda mengumumkan kerjasama dengan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

Head of Digital Sido Muncul Yana Kusuma Anggraini menyebut melalui kerjasama tersebut, produk-produk produsen terkemuka ini akan dapat lebih mudah dijangkau oleh para pengecer dan warung, di seluruh wilayah nusantara hingga di daerah terpencil sekalipun, melalui aplikasi GudangAda dan GudangAda Logistik.

“Sido Muncul sebagai perusahaan farmasi, obat tradisional, kosmetik dan bahan herbal, akan terus melakukan langkah-langkah cepat dan tepat untuk meningkatkan penjualan. Salah satunya melalui e-commerce platform seperti GudangAda," ujarnya dalam rilis pers, Selasa (1/12/2021).

Kerjasama strategis ini juga dilakukan oleh GudangAda dengan para produsen lainnya, seperti Gulavit, PT Sinar Sosro, PaperOne, dan termasuk juga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Perkebunan Nusantara PTPN III dan PT Garam (PERSERO). GudangAda menargetkan untuk menjangkau sejuta pedagang grosir, pengecer, dan warung di kuartal pertama 2022, dan meningkatkan transaksi hingga 20 persen.

GudangAda berencana membangun solusi terintegrasi yang memberdayakan seluruh pelaku industri B2B. Ke depannya, ekosistem digital GudangAda akan mencakup layanan transaksi (pengadaan, pencarian dan pembelian), layanan logistik (pengiriman dan pergudangan), sistem manajemen toko (sistem transaksi/POS, inventori dan akuntansi), layanan keuangan (sistem pembayaran dan kredit), dan layanan pemasaran.

Berbagai solusi tersebut akan memberdayakan produsen dan pedagang tradisional untuk memanfaatkan peluang bisnis di era pertumbuhan ekonomi digital. GudangAda juga berinvestasi dalam artificial intelligence (AI) yang akan menghadirkan layanan personalisasi untuk memberikan pengalaman berbisnis dengan lebih baik.

CEO GudangAda Stevensang menyebut keputusan memperluas kategori produk di GudangAda adalah sejalan dengan misi perusahaan untuk menghadirkan solusi pengadaan barang yang cepat dan lengkap bagi pedagang tradisional di Indonesia.

"Dengan perluasan tersebut, kami menghadirkan pilihan produk yang lengkap di platform GudangAda untuk mempermudah para pedagang dalam memenuhi pengadaan produk-produk kebutuhan para pelanggan mereka," ucapnya.

Bagi pedagang tradisional yang membutuhkan pengadaan yang lebih lengkap, baik, dan cepat, layanan aplikasi GudangAda dapat dimanfaatkan hanya dengan tiga langkah cepat melakukan pendaftaran online yaitu pengunduhan aplikasi, melengkapi data-data pendaftaran, dan verifikasi toko.

Setelahnya, pedagang sudah dapat langsung bertransaksi di aplikasi GudangAda memanfaatkan tawaran produk-produk baru maupun promosi harga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

unilever StartUp sido muncul
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top