Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Indonesia Juara Dunia Battle of Minds 2021 Berkat Sedotan dari Rumput Laut

“Sustainable Bioplastic” sendiri merupakan inovasi untuk memproduksi sedotan berbahan dasar rumput laut (seastraw) yang menjadi terobosan pengganti sedotan plastik yang lebih ramah lingkungan, murah dan mudah diproduksi (sustainable), dan bahkan dapat dimakan.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 12 November 2021  |  21:20 WIB
Tim Ijo Juara Dunia Battle of Minds 2021
Tim Ijo Juara Dunia Battle of Minds 2021

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Ijo dari Indonesia berhasil menjadi juara 1 kompetisi tingkat dunia Battle of Minds 2021, mengalahkan perwakilan terbaik dari 24 negara peserta lainnya dari seluruh dunia.

Tim Ijo membawa ide “sustainable bioplastic” dan berhasil memperoleh pendanaan dari BTomorrow Ventures senilai GBP 50.000 atau hampir Rp1 miliar.

“Sustainable Bioplastic” sendiri merupakan inovasi untuk memproduksi sedotan berbahan dasar rumput laut (seastraw) yang menjadi terobosan pengganti sedotan plastik yang lebih ramah lingkungan, murah dan mudah diproduksi (sustainable), dan bahkan dapat dimakan.

 Inovasi “sustainable bioplastic” dari Tim Ijo yang beranggotakan Rahadiyan Dewangga Garuda dan Nia Julies ini menjadi salah satu solusi penting untuk menyelamatkan Indonesia dan dunia dari kerusakan lingkungan akibat sampah plastik. Karena terbuat dari bahan alami, sedotan buatan Tim Ijo nantinya dapat dengan mudah terurai dengan sendirinya (biodegradable), sehingga dapat mengurangi jumlah sampah plastik di bumi.

Selain dapat mengurangi sampah plastik, ide Rahadiyan dan Nia ini juga akan mendorong kemajuan budidaya rumput laut di Indonesia, meningkatkan kesejahteraan para petani rumput laut yang pada akhirnya juga meningkatkan ekonomi kerakyatan berbasis maritim dan pada saat yang sama membantu konservasi kawasan perairan laut dalam jangka panjang. Selain itu, rumput laut juga dikenal memiliki manfaat kesehatan sehingga seastraw buatan Tim Ijo nantinya dapat dimakan dengan aman.

Rahadiyan dan Nia yang merupakan profesional muda ini mengikuti kompetisi Battle of Minds sejak bulan Mei 2021. Setelah memenangkan kompetisi tingkat nasional pada bulan September mereka kemudian mewakili Indonesia di tingkat internasional dan berhasil menjadi finalis bersama dengan 12 negara lainnya seperti Mesir, Kenya, Bangladesh, Rusia, Serbia, Pakistan, Vietnam, Nigeria, Brazil, Inggris, Amerika Serikat dan Venezuela. Setelah melalui babak penjurian yang ketat, Rahadiyan dan Nia berhasil meyakinkan jajaran dewan juri dari BAT dan BTomorrow Ventures dan keluar sebagai juara pertama. Mesir dan Venezuela keluar sebagai juara 2 sedangkan juara ketiga dimenangkan oleh Kenya. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak keikutsertaannya di Battle of Minds tahun 2019.

“Sangat sulit dipercaya bahwa kami bisa menjadi juara utama. Kami hanya berharap bahwa kami akan masuk ke dalam 10 besar saja. Dengan kemenangan ini, kami semakin dekat dengan mimpi kami yang ingin menggantikan produk sedotan berbahan plastik sekali pakai dengan produk kami yang lebih ramah lingkungan, mudah diproduksi, mudah terurai secara alami dan tentunya memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.”, Ungkap Rahadiyan Garuda Dewangga Tim Ijo dikutip dari keterangan tertulisnya.

Kompetisi Battle of Minds tahun ini diselenggarakan dengan tema yang berfokus pada Environment, Social dan Governance (ESG) yang sejalan dengan visi BAT Group untuk menciptakan Masa Depan Yang Lebih Baik (A Better Tomorrow). Pemenang dari Battle of Minds akan mendapatkan dukungan investasi serta program akselerasi bisnis yang akan membantu mereka dalam mewujudkan impiannya untuk menjadi pemimpin perubahan.

Widyo Rulyantoko, HR & Inclusion Director BAT Indonesia mengatakan ini adalah prestasi yang sangat membanggakan.

"Rahadiyan dan Nia merupakan representasi generasi muda emas Indonesia yang harus terus kita berikan dukungan. Battle of Minds sendiri merupakan wujud komitmen BAT terhadap agenda keberlanjutan (sustainability) yang merupakan bagian dari visi kami untuk menciptakan Masa Depan Yang Lebih Baik (A Better Tomorrow), dengan menempatkan Environment, Social, and Governance (ESG) di posisi terdepan dalam setiap aktivitas bisnis yang kami lakukan.” ujarnya.

Menurut The United Nations Environment Programme (UNEP), saat ini penduduk di seluruh dunia memproduksi total 300 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Sedangkan menurut Badan Pusat Statistik, Indonesia sendiri menghasilkan sampah plastik sebanyak 64 juta ton per tahun, yang mana salah satunya berasal dari plastik sekali pakai.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

inovasi rumput laut
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top