Konsolidasi dengan Tri Indonesia, Indosat ISAT Fokus Perluas Layanan

Leo Dwi Jatmiko
Senin, 11 Oktober 2021 | 00:16 WIB
PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo), pada Selasa (30/3/2021) mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara AssetCo untuk lebih dari 4.200 menara. President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (tengah) bersama para DirectorIndosat Ooredoo berfoto bersama seusai penandatanganan penjualan tower bersama Marc Ganzi, President and CEO of Digital Colony (atas-kanan), Suresh Sidhu, CEO of Edge Point (atas-tengah), dan Yan Raymond Jafri, CEO of Centratama (atas-kiri)
PT Indosat Tbk. (Indosat Ooredoo), pada Selasa (30/3/2021) mengumumkan penandatanganan perjanjian Jual dan Sewa Kembali dengan PT EPID Menara AssetCo untuk lebih dari 4.200 menara. President Director & CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama (tengah) bersama para DirectorIndosat Ooredoo berfoto bersama seusai penandatanganan penjualan tower bersama Marc Ganzi, President and CEO of Digital Colony (atas-kanan), Suresh Sidhu, CEO of Edge Point (atas-tengah), dan Yan Raymond Jafri, CEO of Centratama (atas-kiri)
Bagikan

Bisnis,com, JAKARTA - PT Indosat Tbk. (ISAT) meyakini konsolidasi yang terjalin dengan PT Hutchison 3 Indonesia akan memberikan banyak manfaat kepada masyarakat. 

Senior Vice President Corporate Communication Indosat Steve Saerang mengatakan, jangkauan layanan gabungan kedua perusahaan akan makin luas, yang diimbangi dengan harga layanan yang transparan. 

Menurutnya konsolidasi dengan PT Hutchison 3 Indonesia, akan membuat cakupan layanan Indosat menjadi makin luas. 

Layanan Indosat akan menjangkau ke pelosok Tanah Air, termasuk di kawasan Indonesia Timur.

Ketika layanan Indosat hadir di kawasan Indonesia Timur, kata Steve, Indosat akan mempertahankan strategi penawaran produk dan layanan dengan harga yang transparan, mudah dipahami, dan relevan dengan kebutuhan penggunanya.

“Konsolidasi akan membuat jangkauan Indosat menjadi makin luas, menjangkau ke pelosok tanah air,” kata Steve kepada Bisnis, Minggu (10/10).  

Dia menambahkan upaya menghadirkan produk dan layanan telekomunikasi di suatu daerah juga memerlukan pembangunan ekosistem dengan kebutuhan sumber daya yang memadai. 

Dalam kondisi itu, menurut Steve, konsolidasi berperan penting karena dapat menggabungkan berbagai sumber daya yang akan mempercepat transformasi digital di Indonesia.

“Kolaborasi dan komitmen bersama antara regulator dan para pelaku industri niscaya akan mempercepat masyarakat Indonesia merasakan manfaat pemerataan akses digital di pelosok Tanah Air,” kata Steve. 

Sekadar informasi, pada kuartal II/2021, Indosat telah mengoperasikan 68.759 BTS 4G di seluruh Indonesia, bertambah sekitar 16.000 BTS dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Indosat juga berkomitmen untuk mendukung percepatan transformasi digital Indonesia dengan membangun jaringan 4G LTE di 124 desa di seluruh Indonesia. 

Sementara itu jangkauan layanan Tri Indonesia telah mencapai 37.000 desa yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, Bali, dan Lombok, dengan serat optik yang membentang sepanjang 16.000 Km.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Leo Dwi Jatmiko
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper