Tarif Ideal Layanan 5G Harus Sama dengan 4G

Janlika Putri Indah Sari
Senin, 27 September 2021 | 08:40 WIB
Kabel data terhubung ke server 5G di Jerman. Bloomberg/Wolfram Schroll
Kabel data terhubung ke server 5G di Jerman. Bloomberg/Wolfram Schroll
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA— Beberapa operator  di Indonesia gencar bersaing memasarkan layanan 5G. Tetapi hingga saat ini, harga yang ditawarkan masing-masing operator belum bisa dipastikan.

Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Regulasi Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward mengatakan tarif ideal 5G maksimal harus sama dengan 4G.

“Formulanya, tetap memperhitungkan capex, opex [operating expenses], marketing, dan margin profit,” katanya pada Bisnis, Minggu (26/9/2021).

Hingga saat ini, pengembangan layanan 5G di Indonesia dilakukan oleh Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Oredoo.

Namun, baru Telkomsel yang mengeluarkan layanan 5G melalui model modem. Adapun kelebihannya, kata Ian, salah satu penggunaan modem adalah untuk layanan Fixed Wireless Access (FWA) paket TV/video dan kamera CCTV.

Kemudian, modem FWW  bersifat nomadik sehingga penggunanya mudah  berpindah tempat.

“Kelemahannya tentu saja tidak semua lokasi memiliki kualitas layanan yang sama,”kata Ian. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper