Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Rencana Lemonilo Usai Sequoia Capital India Suntik Modal

Lemonilo membeberkan rencana ke depan usai mendapatkan suntikan modal dari Sequoia Capital India dengan jumlah dana yang belum disebutkan.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  20:42 WIB
Ilustrasi startup -
Ilustrasi startup -

Bisnis.com, JAKARTA - Lemonilo, brand consumer goods sehat di Indonesia, menerima pendanaan tertutup untuk series B yang dipimpin oleh Sequoia Capital India dengan jumlah dana yang belum bisa disebutkan hingga saat ini.

Lemonilo berencana menggunakannya untuk ekspansi memperkuat jaringan distribusi produknya di Indonesia, mengembangkan dan meluncurkan produk baru, serta pengembangan teknologi untuk pelayanan lebih baik.

Shinta Nurfauzia, Co-CEO Lemonilo mengaku sangat senang menyambut Sequoia Capital India ke dalam keluarga besar Lemonilo.

"Kami berterima kasih atas dukungan dari Sequoia Capital India untuk mewujudkan ketersediaan produk sehat di mana saja dan untuk siapa saja,” katanya dalam siaran pers, Selasa (25/5/2021).

Setelah ini, Lemonilo berencana untuk meluncurkan lebih banyak produk consumer goods, baik untuk pasar online maupun offline dan terus meningkatkan kualitas platformnya untuk melayani Lemonizen - sebutan untuk pelanggan setianya - dengan lebih baik.

Rohit Agarwal, VP Sequoia India menilai bahwa saat ini konsumen semakin sadar tentang kesehatan dan memilih produk dengan bahan yang alami dan lebih baik untuk kesehatannya.

Lemonilo, lanjut dia, membuat makanan sehari-hari yang bebas dari lebih dari 100 bahan sintetis tanpa mengorbankan rasa enak ataupun harga yang terjangkau.

"Mi Instan Lemonilo sudah menjadi salah satu top seller dan kami percaya produk lainnya memiliki kesempatan untuk membawa formula produk yang sehat, praktis, dan terjangkau ke lebih banyak makanan dan camilan sehari-hari, salah satu pasar multi-miliar dolar di Indonesia,” ujarnya.

Lemonilo didirikan pada 2016 oleh Shinta Nurfauzia (Co-CEO), Ronald Wijaya (Co-CEO), dan Johannes Ardiant (Chief of Product & Tech), dengan membawa misi untuk membuat gaya hidup sehat dapat diakses oleh siapa saja.

Startup ini mengisi market gap antara produk sehat impor berharga tinggi dengan FMCG petahana yang ada di pasar. Setiap produk yang dikembangkan oleh Lemonilo memiliki tiga pilar, sehat, praktis, dan terjangkau.

Dengan standar itu, setiap produk Lemonilo diklaim bebas dari 100+ bahan berpotensi bahaya (seperti pengawet, penguat rasa, dan aneka bahan sintetis) yang kerap ditemukan pada produk consumer goods lainnya.

Hingga kini Lemonilo sudah meluncurkan lebih dari 40 jenis produk, mulai dari mi instan, camilan, dan bahan esensial lainnya.

Semua produk ini dijual di platform digitalnya sendiri serta tersedia di lebih dari 100.000 POS (point of sales) di Indonesia.

Produk pertamanya, Mi Instan Lemonilo, saat ini sudah tertanam kuat di benak masyarakat sebagai mi instan hijau sehat dan mendorong pembicaraan di media sosial untuk kategori mi instan dengan 49% SOV (share of voice).

Kuatnya kehadiran Lemonilo di media sosial membuatnya terkenal bahkan ke area di mana Lemonilo belum tersedia.

Lantas agar tetap dapat menjangkau audiensnya, kini Lemonilo menghadirkan Wiranilo, program reseller untuk produk-produk Lemonilo.

Program Wiranilo diinisiasi berdasarkan data Lemonilo melalui platform digitalnya, yang menunjukkan bahwa pembeli produk Lemonilo terbanyak adalah pelanggan tetap yang membeli dalam jumlah besar untuk kemudian dijual ke komunitas lokal di sekitar mereka.

Dengan Wiranilo, Lemonilo dapat menjangkau audiens yang lebih luas untuk produk terbarunya sekaligus membina komunitas sebagai promotor nilai-nilai kesehatan.

Shinta Nurfauzia, Co-CEO Lemonilo menambahkan, bahwa pandemi COVID-19 menjadi suatu tantangan yang sulit bagi semua orang di seluruh dunia.

Namun hal tersebut juga menyadarkan banyak pihak akan pentingnya memiliki gaya hidup yang sehat.

"Dan disitulah Lemonilo hadir. Melalui Wiranilo, kami sangat bersyukur karena bisa membantu banyak orang untuk mendapatkan pendapatan tambahan di waktu yang sulit ini," ujarnya.

Pihaknya pun menegaskan bahwa dari sisi inovasi produk, akan menyusun ulang prioritas pengembangan produk guna memenuhi kebutuhan dan permintaan pelanggan dengan cepat sejak pandemi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top