Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

3 Cara Hindari Tag Video Porno di Facebook

Setelah mengklik tautan, mereka bisa saja mengalami data dicuri, perangkat terinfeksi malware atau akses ke komputer pribadi diretas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 April 2021  |  08:00 WIB
Stiker dengan logo Facebook terlihat dalam konferensi F8 yang digelar Facebook di San Jose, California, AS, Selasa (30/4/2019). - Reuters/Stephen Lam
Stiker dengan logo Facebook terlihat dalam konferensi F8 yang digelar Facebook di San Jose, California, AS, Selasa (30/4/2019). - Reuters/Stephen Lam

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini pengguna jejaring sosial Facebook mengalami kejadian ditandai, atau di-tag, orang tidak dikenal berisi tautan video pornografi.

General Manager Kaspersky Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, dalam siaran pers dikutip Selasa (2742021), menilai tag massal ini tergolong rekayasa sosial, manipulasi kondisi psikologis manusia untuk mengelabui atau memikat pengguna mengklik tautan yang diberikan.

Setelah mengklik tautan, mereka bisa saja mengalami data dicuri, perangkat terinfeksi malware atau akses ke komputer pribadi diretas.

Pelaku kejahatan siber dengan metode rekayasa sosial sengaja memikat pengguna untuk mengklik tautan yang diberikan.

Menurut Tiong, pengguna seringkali tertipu oleh akun yang mereka ikuti atau akun dengan nama yang mereka kenal dan percayai.

Rekayasa sosial merupakan serangan terhadap manusia, bukan langsung terhadap mesin, untuk itu Kaspersky meminta pengguna media sosial untuk memahami tindakan dasar dalam menggunakan platform jejaring sosial.

Pertam, adalah berpikir sebelum mengklik, salah satu aturan praktis paling mendasar dan klise dalam melindungi keamanan diri sendiri di media sosial.

Kedua, pengguna sebaiknya menggunakan kata sandi yang kuat untuk akun mereka.

Ketiga, cari tahu, pahami dan gunakan fitur-fitur keamanan yang ditawarkan platform media sosial.

Pengguna Facebook bisa mengatur siapa saja yang bisa menandai (men-tag) dan siapa saja yang bisa melihat konten yang dikirimkan pada mereka , melalui fitur setelan (setting) di platform tersebut.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

facebook media sosial

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top