Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sikap Indosat, Tri, & XL Axiata Usai Gagal di Lelang 2,3 GHz

Indosat, Tri, & XL Axiata menjelaskan sikap perusahaan masing-masing usai gagal di lelang 2,3 GHz.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 22 April 2021  |  17:04 WIB
Teknisi memeriksa perangkat BTS (Base Transceiver Station) di dekat jalan tol Trans Jawa, Ngawi, Jawa Timur, Minggu (12/5/2019). - ANTARA/Nando
Teknisi memeriksa perangkat BTS (Base Transceiver Station) di dekat jalan tol Trans Jawa, Ngawi, Jawa Timur, Minggu (12/5/2019). - ANTARA/Nando

Bisnis.com, JAKARTA – Lelang pita frekuensi 2,3 GHz memasuki tahap akhir. Dari lima operator yang menyatakan berminat ikut lelang di tahap awal, hanya Telkomsel dan Smartfren yang bertahan hingga tahap Lelang Harga. Lantas bagaimana kelanjutan siasat Indosat, Tri, dan XL Axiata, setelah belum beruntung mendapat tambahan pita frekuensi?

Senior Vice President Corporate Communications Indosat Steve Saerang menyampaikan selamat kepada para pemenang Lelang Harga spektrum frekuensi 2,3 Ghz. Indosat berharap hal ini makin memperkuat kapasitas industri telekomunikasi untuk melayani masyarakat Indonesia dengan lebih baik.

"Indosat Ooredoo akan terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan dengan alokasi spektrum kami saat ini," kata Steve kepada Bisnis.com, Kamis (22/4/2021).

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur Tri Indonesia Danny Buldansyah mengatakan untuk tetap bersaing di industri, Tri akan memaksimalkan layanan dan optimalisasi spektrum frekuensi dengan berbagai teknologi dan inovasi.

“Semua itu untuk memenuhi komitmen kami menghadirkan layanan telekomunikasi dan produk berkualitas,” kata Danny.

Adapun perihal merger dengan Indosat - di mana langkah itu dianggap oleh sejumlah pengamat membuat keduanya makin kokoh menghadapi persaingan di industri telekomunikasi ke depan – Danny menjelaskan proses merger masih dalam tahapan pembahasan secara internal.

“Kami sendiri sedang dalam tahap bertukar informasi sebelum mencapai kesepakatan untuk merger sesuai tenggat waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Due Diligence sebagai proses merger antara kedua perusahaan masih berjalan sesuai rencana,” kata Danny.

Sementara itu, Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih mengatakan perseroan akan terus menggenjot penggelaran jaringan dengan spektrum yang dimiliki.

XL melanjutkan komitmen kepada pemerintah untuk membangun jaringan data hingga ke pelosok-pelosok daerah di luar Jawa, termasuk ke desa-desa yang sama sekali belum terjangkau internet.

“XL akan tetap menjalankan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas jaringan 4G dengan mengoptimalkan frekuensi yang ada,” kata Ayu.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top