Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Setelah 500 Akun Facebook Bocor, Kini Giliran LinkedIn

Dalam temuan tersebut, identitas anggota LinkedIn mulai nama lengkap, alamat email, nomor telepon, jenis kelamin, hingga pekerjaan dijual secara online.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 April 2021  |  11:49 WIB
Ilustrasi - Inc.com
Ilustrasi - Inc.com

Bisnis.com, JAKARTA – Belum selesai soal kebocoran data di akun Facebook, kini sekitar 500 data pengguna LinkedIn disebut bocor.

Dilansir The Verge, Jumat (9/4/2021), laporan CyberNews menyebutkan seseorang menjual data 500 akun yang diklaim berasal dari LinkedIn.

Dalam temuan tersebut, identitas anggota LinkedIn mulai nama lengkap, alamat email, nomor telepon, jenis kelamin, hingga pekerjaan dijual secara online.

Namun, LinkedIn menyatakan data-data tersebut berasal dari banyak tempat.

“Kami telah menginvestigasi kumpulan data yang diduga berasal dari LinkedIn untuk dijual. Tetapi, kami memastikan bahwa data-data itu adalah agregasi dari sejumlah website dan perusahaan,” jelas LinkedIn dalam keterangan resminya.

Perusahaan tersebut juga menambahkan tidak ada informasi anggota LinkedIn yang dicuri. Kemungkinan, data-data tersebut diambil dari profil yang bisa diakses secara publik di halaman LinkedIn.

Pengawas privasi Italia tengah menginvestigasi terkait temuan dugaan kebocoran data di LinkedIn.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

keamanan data linkedin
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top