Mantap! Biznet Juara soal Kecepatan Internet Tetap

Leo Dwi Jatmiko
Kamis, 11 Februari 2021 | 04:00 WIB
Biznet/Ilustrasi
Biznet/Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia mencatatkan peningkatan kecepatan layanan internet tetap pada 2020 dibandingkan dengan 2019.

Speedtest.net, sebuah situs yang menyediakan pengujian kecepatan koneksi internet yang disediakan oleh Ookla, menilai Biznet sebagai penyedia layanan internet tetap tercepat di Tanah Air.

Dilansir dari laman www.speedtest.net, Kamis (11/2) rata-rata kecepatan unduh dan unggah layanan internet tetap di Indonesia pada 2020 mencapai 23,32 Mbps dan 13,14 Mbps.

Kecepatan tersebut meningkat dibandingkan dengan 2019 yang sekitar 20,11 Mbps untuk unduh dan 12,41 Mbps untuk unggah. Sementara itu, untuk latensi mengalami penurunan tipis dari 19 ms pada 2019, menjadi 18 ms pada 2020.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa Biznet merupakan penyedia layanan internet tetap tercepat di antara penyedia teratas di Indonesia pada Q3-Q4 2020 dengan skor kecepatan 33,99. Berbeda tipis dengan Biznet, MyRepublic menempati urutan kedua dengan 33.20.

Sementara itu, First Media dan layanan triple play milik Telkom, IndiHome, menempati urutan keempat dan kelima. Masing-masing memiliki skor kecepatan 14,82 dan 14,74.

Dari sisi latensi, MyRepublic tercatat sebagai penyedia layanan internet tetap dengan latensi terendah di Indonesia selama Q3-Q4 2020.
Latensi MyRepublic yaitu 16 ms. IndiHome mengekor diurutan kedua dengan 17 ms. Adapun, Biznet dan First Media menempati urutan keempat dan kelimat dengan 26 ms dan 29 ms.

Terakhir untuk skor konsistensi masing-masing penyedia layanan internet tetap, diketahui bahwa MyRepublic memiliki skor konsistensi tertinggi di Indonesia selama Q3-Q4 2020, dengan 60,4 persen hasil menunjukkan setidaknya kecepatan unduh minimal 25 Mbps dan kecepatan unggah minimum 3 Mbps.

Biznet dan First Media menempati urutan kedua dan ketiga, masing-masing memiliki skor konsitensi 59 persen dan 26 persen. Sementara itu IndiHome diurutan kelima dengan skor konsitensi yaitu 19,7 persen.

Speedtest memperbarui laporan pada pertengahan bulan untuk bulan sebelumnya. Untuk melakukan perhitungan, sebuah negara harus memiliki sekitar 300 hasil pengguna unik untuk seluler atau internet tetap agar dapat diberi peringkat di salah satu kategori.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper