Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kebiasaan Belajar Daring Bikin Startup Edutech Prospektif

Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) menilai kebiasaan belajar daring membuat startup edutech diprediksi berkempang pesat pada 2021.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  16:17 WIB
Guru memberikan materi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru secara daring di SMA Negeri 8 Jakarta, Senin (13/7/2020). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga
Guru memberikan materi saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) kepada siswa baru secara daring di SMA Negeri 8 Jakarta, Senin (13/7/2020). ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA – Potensi perusahaan rintisan (startup) di bidang edutech (teknologi pendidikan) akan mempertahankan kesuksesannya dan makin berkembang pesat pada 2021.

Hal itu terjadi seiring adopsi penggunaan layanan yang masif dan cepat di masyarakat selama 2020 akibat dorongan dari pandemi Covid-19 dan kebijakan pembelajaran via daring.

Bendahara Asosiasi Modal Ventura Seluruh Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani mengatakan bahwa potensi bagi startup edutech baik adanya perpanjangan maupun tidak sebenarnya sudah terjadi dikarenakan kebiasaan dan pengetahuan bagi para siswa dalam mengakses layanan edukasi jarak jauh melalui internet sudah terjadi.

“Kebiasaan ini membuat proses edukasi bagi para startup edutech lebih mudah,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Rabu (7/1/2021).

Lebih lanjut, dia menjelaskan ke depan para pemain perlu menghadirkan konten yang relevan dan sesuai dengan kurikulum serta mulai aktif melakukan kerja sama dengan pemerintah khususnya departemen pendidikan maupun instansinya dan khususnya penetrasi ke institusi pendidikannya.

Selain itu, dia melihat bahwa potensi daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) masih dapat dimaksimalkan lantaran infrastruktur jaringan yang mulai dibangun di daerah tersebut.

“Program pemerintah di daerah 3T dan pemerataan akses internet tetap menjadi fokus yang harus terus dilanjutkan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top