Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Amazon Akuisisi Wondery, Bergerak Agresif Lawan Dominasi Spotify

Amazon yang memulai bisnisnya dari penjualan buku online telah memiliki posisi dominan ada bisnis buku audio melalui divisi audio dan meluncurkan podcast pada September lalu.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 31 Desember 2020  |  14:26 WIB
Podcast Wondery. - Bloomberg
Podcast Wondery. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Amazon Inc. setuju mengakuisisi perusahaan podcast, Wondery, sebagai langkah untuk memperkuat bisnis audionya.

“Ini adalah momen penting untuk memperluas bisnis Amazon Music di luar music seiring dengan perubahan konsumsi masyarakat,” kata Amazon dalam keterangan resminya, dikutip dari Bloomberg, Kamis (31/12/2020).

Sebelumnya, Bloomberg melaporkan pada September lalu bahwa Wondery sedang menjajaki sejumlah tawaran dan laporan Wall Street juga melaporkan Amazon memimpin penawaran sekitar US$300 juta.

Apple Inc. dan Sony Music Entertainment dilaporkan tertarik untuk mengakusisi Wondery yang memproduksi sejumlah acara yakni Dirty John dan Dr. Death. Berdasarkan keterangan dari sumber Bloomberg, Wondery meminta harga di kisaran US$300 juta-US$400 juta.

Amazon yang memulai bisnisnya dari penjualan buku online telah memiliki posisi dominan ada bisnis buku audio melalui divisi audio dan meluncurkan podcast pada September lalu.

Meski Spotify Technology SA sangat agresif mendekati sejumlah perusahaan podcast selama dua tahun terakhir, perusahaan asal Swedia ini memutuskan untuk tidak terlibat dalam akusisi Wondery.

Wondery pertama kali didirikan pada 2016 oleh mantan eksekutif perusahaan TV yakni Hernan Lopez dan memproduksi sejumlah podcast terkenal selama beberapa tahun terakhir. Pada tahun ini, pendapatan perusahaan ini dipekirakan melebihi US$40 juta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amazon.com podcast
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top