Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Spotify Akuisisi Megaphone, Ingin Perkuat Industri Podcast?

Lewat akuisisi ini, akan lebih banyak podcast di Megaphone yang bisa menggunakan mesin penyisip iklan baru milik Spotify yang diberi nama Streaming Ad Insertion (SAI).
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 12 November 2020  |  10:20 WIB
Ilustrasi spotify -
Ilustrasi spotify -

Bisnis.com, JAKARTA — Penyedia layanan pengaliran Spotify mengakuisisi perusahaan podcast asal Amerika Serikat, Megaphone.

Seperti dikutip melalui The Verge, nilai akuisisi Spotify atas Megaphone mencapai angka US$236 juta (sekitar Rp3,3 triliun). Akuisisi ini menambah daftar panjang langkah Spotify untuk membentangkan sayap bisnisnya.

Perusahaan asal Swedia itu telah mengakuisisi sejumlah perusahaan lainnya, seperti Anchor senilai US$ 140 juta (sekitar Rp 1,9 triliun) yang meningkatkan minat podcast secara global.

Selain itu, terdapat juga Gimlet Media dengan nilai yang mencapai US$200 juta (sekitar Rp2,8 triliun), Parcast US$56 juta (sekitar Rp78 miliar), dan The Joe Rogan Experience dengan nilai lebih dari US$100 juta (sekitar Rp1,4 triliun).

Langkah akuisisi tersebut dilakukan Spotify untuk mendongkrak pemasukan iklan lewat podcast. Kesepakatan ini tidak memengaruhi podcast yang sudah ada di Spotify yang beberapa di antaranya juga tersedia di platform Megaphone.

Lewat akuisisi ini, akan lebih banyak podcast di Megaphone yang bisa menggunakan mesin penyisip iklan baru milik Spotify yang diberi nama Streaming Ad Insertion (SAI).

SAI berfungsi seperti mesin iklan podcast yang menargetkan iklan yang tepat ke pengguna, melalui algoritma agar sesuai dengan kebiasaan pendengar podcast tersebut.

Selanjutnya, SAI akan menargetkan iklan secara waktu nyata kepada pengguna berdasarkan personalisasi pengguna, yakni di mana lokasi, tipe perangkat yang digunakan, usia, dan sebagainya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Spotify podcast
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top