Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pra-pemesanan PS5 Laris Manis Jelang Peluncuran

Sony telah belajar banyak pelajaran selama bertahun-tahun dan pembelajaran itu akan diaplikasikan ke dalam strategi meluncurkan PS5.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Oktober 2020  |  16:37 WIB
Playstation 5
Playstation 5

Bisnis.com, JAKARTA – Sony menyatakan permintaan untuk konsol PlayStation 5 (PS5) melalui pra-pemesanan laris manis.

Hal tersebut sesuai dengan target perusahaan asal Jepang itu untuk berada di posisi terdepan dengan peluncuran perangkat tersebut pada 12 November 2020.

CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan mengatakan pra-penjualan konsol PS5 yang digelar di Amerika Serikat dalam 12 jam memiliki jumlah yang sama dengan 12 pekan pertama penjualan pendahulunya PlayStation 4.

"Permintaan seperti yang ditunjukkan oleh jumlah pra-pemesanan sangat, sangat besar," kata Ryan, dilansir dari Antara, Rabu (28/10/2020).

Sony menjual lebih dari 100 juta unit PS4, dan berharap penggunanya beralih ke perangkat baru dengan menghadirkan sejumlah judul, seperti "Marvel's Spider-Man: Miles Morales" dengan grafis, suara, dan umpan balik yang ditingkatkan melalui pengontrol baru.

Peluncuran PS5 terjadi di tengah pandemi Covid-19 telah mendorong perusahaan game, tetapi juga mengganggu jaringan ritel, pengembangan game, dan rantai pasokan manufaktur di seluruh dunia.

"Mungkin tidak semua orang yang ingin membeli PS5 pada hari peluncuran bisa mendapatkannya,” kata Ryan.

Sony diperkirakan mengalami pertumbuhan laba game kuartalan karena pengguna PS4 beralih ke unduhan dengan margin lebih tinggi. PS5 dierkirakan menjadi perangkat generasi berikutnya pertama yang tidak mendorong divisi game ke kerugian tahunan di tahun peluncurannya.

Sony telah membangun jaringan studio internal yang memproduksi sejumlah judul eksklusif, termasuk "Ghost of Tsushima" dari Sucker Punch Productions, untuk menangkis saingannya Xbox milik Microsoft dan pendatang baru lainnya.

"Pengembangan game AAA [gim dengan bujet besar] adalah hal yang sangat rumit dan sulit dilakukan," kata Ryan.

Dia mengaku Sony telah belajar banyak pelajaran selama bertahun-tahun dan pembelajaran itu akan diaplikasikannya ke dalam strategi meluncurkan PS5.

Sony berencana untuk mengembangkan kapabilitas studionya secara organik. Sejumlah analis memperkirakan industri game akan terus mendapat dorongan dari konsumen yang harus berada di rumah karena pandemi Covid-19.

Ryan mengatakan Sony akan mendorong keterikatan interaksi konsumen. "Kami benar-benar mengarapkan hal itu dan optimis kami dapat melakukan lebih baik daripada yang kami kira," kata Ryan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

playstation sony

Sumber : Antara

Editor : Amanda Kusumawardhani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top