Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apple Siapkan 75 Juta iPhone 5G, Apple Watch, dan iPad

Apple Inc. meminta pemasok untuk pembuatan 75 juta unit iPhone 5G hingga akhir tahun ini.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 01 September 2020  |  18:45 WIB
Apple merilis tablet iPad Pro generasi keempat, terdiri dari dua model versi 11 inci dan 12,9 inci. - www.apple.com
Apple merilis tablet iPad Pro generasi keempat, terdiri dari dua model versi 11 inci dan 12,9 inci. - www.apple.com

Bisnis.com, JAKARTA - Apple Inc. meminta pemasok untuk pembuatan 75 juta unit iPhone 5G hingga akhir tahun ini.

Raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California itu mengantisipasi pengiriman iPhone generasi berikutnya dapat mencapai hingga 80 juta unit pada 2020.

Melansir Bloomberg Selasa (1/9/2020), Apple berencana meluncurkan empat model baru pada Oktober dengan kecepatan nirkabel generasi kelima, dengan desain yang berbeda dan pilihan layar yang lebih luas.

Untuk penyegaran produk komprehensif di musim gugur, Apple juga mempersiapkan iPad Air baru dengan layar seperti iPad Pro edge-to-edge, dua versi Apple Watch baru, dan headphone over-ear pertama di luar merek Beats.

Speaker HomePod yang lebih kecil juga sedang dalam pengerjaan. Kendati begitu, juru bicara Apple masih menolak untuk berkomentar.

Apple dan mitra pabrikannya selalu meningkatkan produksi menjelang peluncuran iPhone baru setiap musim gugur. Pada musim panas 2019 lalu, pemasok tengah bersiap membuat komponen untuk 75 juta handset. Target di 2018 pun serupa, jadi target tahun ini 75 juta hingga 80 juta unit adalah pertanda bullish.

Mitra perakitan iPhone utama, Hon Hai Precision Industry Co., juga dikenal sebagai Foxconn, telah memberikan beberapa pemberitahuan di WeChat selama sebulan terakhir merekrut pekerja untuk kampus utama iPhone di kota Zhengzhou di China.

Di tengah wabah Covid-19 yang telah menghantam ekonomi global dan mengganggu rantai pasokan, Apple melihat permintaan yang kuat untuk iPhone, iPad, dan komputer Mac dari orang-orang yang bekerja dan belajar dari jarak jauh.

Pendapatan dari iPhone menghancurkan ekspektasi Wall Street pada kuartal terakhir. Perangkat tersebut masih menghasilkan hampir setengah dari penjualan Apple, dan sering kali mencapai 60 persen di musim liburan.

Tak hanya itu, Saham Apple telah melonjak 76 persen tahun ini. Hal tersebut menjadikannya perusahaan AS pertama yang melampaui nilai pasar sebesar US$ 2 triliun.

Lebih lanjut, keempat ponsel baru akan dipecah menjadi dua model dasar dan dua model kelas atas untuk pertama kalinya, dan semuanya akan menampilkan layar OLED dengan warna dan kejernihan yang ditingkatkan.

Dua iPhone reguler akan datang dalam ukuran baru 5,4 inci dan opsi 6,1 inci, sedangkan perangkat Pro akan menawarkan pilihan layar 6,1 inci atau layar 6,7 inci yang diperbesar. Desain ukuran tersebut menjadi terbesar yang pernah dipasang Apple.

Adapun semua smartphone baru tersebut akan memperbarui desain dengan tepi persegi yang mirip dengan iPad Pro, dan ponsel kelas atas akan terus menggunakan tepi baja tahan karat.

Perusahaan juga merencanakan menawarkan opsi warna biru tua pada model Pro untuk menggantikan Midnight Green dari lini iPhone 11 Pro 2019.

Setidaknya ponsel Pro yang lebih besar akan memiliki kamera LIDAR yang sama seperti pada iPad Pro terbaru, yang memungkinkan aplikasi augmented-reality memiliki pemahaman yang lebih baik tentang lingkungan sekitarnya.

Di antara peningkatan paling signifikan dari handset baru ini adalah prosesor A14 baru, peningkatan kecepatan dan efisiensi daya.

Beberapa karyawan Apple yang menguji perangkat baru tersebut berpikir bahwa layar 6,7 inci yang baru adalah salah satu peningkatan paling penting pada tahun ini. Beberapa penguji juga menemukan bahwa beberapa jaringan 5G saat ini tidak banyak meningkatkan kecepatan koneksi.

Sementara itu, Apple berencana untuk mengirimkan ponsel kelas bawah lebih cepat daripada perangkat Pro. Selama konferensi pers baru baru ini, pihak Apple selalu mengatakan iPhone baru akan dikirimkan "beberapa minggu" lebih lambat dari model tahun lalu, yang mulai dikirimkan pada 20 September.

Peluncuran tahun ini akan menjadi yang terbaru sejak rilis iPhone X pada November 2017.

Desain iPhone tahun ini dan banyak fitur telah diselesaikan sebelum Covid-19 menyebar, tetapi pandemi tersebut menimbulkan masalah untuk pengujian akhir dan menunda dimulainya produksi selama beberapa minggu.

Sementara iPhone baru tidak akan dikirimkan sampai nanti, perangkat lunak iOS 14 Apple akan tiba pada September.

Jajaran Apple Watch baru akan mencakup penerus Apple Watch Series 5 dan pengganti Seri 3 yang akan bersaing dengan perangkat kebugaran berbiaya rendah seperti yang berasal dari Fitbit Inc.

Apple juga telah mengembangkan kotak Apple TV baru dengan prosesor yang lebih cepat untuk permainan yang lebih baik dan kendali jarak jauh yang ditingkatkan.

Namun perangkat itu mungkin tidak dirilis hingga tahun depan karena Apple sedang mengerjakan fitur untuk remote baru yang mirip dengan Find My iPhone yang akan membuat aksesori TV lebih mudah ditemukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gadget ipad apple
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top