Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

APJII: Palapa Ring Butuh Lastmile

Palapa Ring dinilai membutuhkan lastmile atau kilometer terakhir adalah jaringan terakhir dari telekomunikasi yang menghubungkan internet dengan masyarakat.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  19:36 WIB
Pekerja mengawasi proses bongkar muat kabel serat optik proyek Palapa Ring Paket Timur di Depo PT. Communication Cable Systems Indonesia (CCSI), Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pekerja mengawasi proses bongkar muat kabel serat optik proyek Palapa Ring Paket Timur di Depo PT. Communication Cable Systems Indonesia (CCSI), Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA- Kekosongan jaringan lastmile menjadi hambatan dalam utilisasi Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut Palapa Ring.

Ketua Umum Asosiasi Penyelanggara Jasa Interner Indonesia (APJII) Jamalul Izza mengatakan terus berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) agar pemanfaatan Palapa Rng yang sudah dibangun bisa maksimal.

Jamal mengakui untuk menarik peminat baru bukanlah hal yang mudah. Kekosongan jaringan lastmile yang menghubungkan jaringan tulang punggung Palapa Ring dengan perusahaan penyedia jasa internet, membuat utilisasi Palapa Ring masih rendah. APJII bersama Bakti terus membahas mengenai permasalahan kekosongan infrastruktur lastmile.

Sekadar catatan, lastmile atau kilometer terakhir adalah jaringan terakhir dari telekomunikasi yang menghubungkan internet dengan masyarakat.

“Isu mengenai pemanfaatan Palapa Ring adalah di lastmile untuk menjemput titik-titik Palapa Ring yang sudah dibangun. Karena saat ini sangat minim atau bahkan tidak ada sama sekali lastmile untuk menuju ke titik-titik tersebut,” kata Jamal kepada Bisnis.com, Kamis (13/8/2020).

Jamal mengungkapkan bahwa internet menjadi kebutuhan di tengah pandemi. Kehadiran jaringan lastmile akan sangat membantu bagi masyarkat di daerah sekitar 3T yang membutuhkan layanan internet.

Berdasarkan catatan APJII, selama pembatasan sosial skala besar diterapkan terjadi kenaikan lalu lintas data sekitar 20 sampai 25 persen.

“Tantangannya bagaimana kita harus tetap bisa menjaga kualitas dan kestabilan jalur internet ini terutama saat jam-jam sibuk,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi satelit palapa ring
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top