Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Dua Saran ICT Institute Biar Palapa Ring Cepat Laku

ICT Institute menyarankan Bakti untuk segera membangun jaringan pengalur (backhaul) dan menurunkan harga sewa Palapa Ring.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 13 Agustus 2020  |  15:51 WIB
Pekerja melakukan proses bongkar muat kabel serat optik proyek Palapa Ring Paket Timur di Depo PT. Communication Cable Systems Indonesia (CCSI), Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Pekerja melakukan proses bongkar muat kabel serat optik proyek Palapa Ring Paket Timur di Depo PT. Communication Cable Systems Indonesia (CCSI), Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) disarankan untuk segera membangun jaringan pengalur (backhaul) agar kapasitas Palapa Ring terisi dan laku.

Direktur Eksekutif Information and Communication Technology ICT Institute Heru Sutadi menilai alasan utama operator seluler enggan menggunakan layanan SKKL Palapa Ring karena jaringan tulang punggung Palapa Ring terputus dengan jaringan pengalur (backhaul).

Alhasil, jika menggunakan Palapa Ring operator harus membangun lagi infrastruktur jaringan backhaul agar dapat masuk ke pemukiman atau pedesaan terdekat.

“Saya tidak melihat akan ada kebutuhan yang meningkat tajam terhadap Palapa Ring sebelum persoalan jaringan backhaul dan akses terselesaikan. Kalau ada peningkatan kemungkinan tidak besar,” kata Heru kepada Bisnis.com, Kamis (13/8/2020).

Heru mengusulkan selain membangun jaringan backhaul, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) juga perlu menghitung ulang tarif penggunaan jaringan Palapa Ring agar operator tertarik menggunakannya dan segera bangun backhaul di wilayah 3T.

Sesuai dengan apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa, kata Heru, Bakti dan Kemenkominfo harus mencari solusi agar semua desa terhubung dengan internet cepat dalam tempo sesingkat-singkatnya.

“Tanggalkan jas dan dasi, segera turun ke lapangan cari solusi,” kata Heru.

Sekadar catatan, SKKL Palapa Ring terbagi atas tiga proyek. Palapa Ring Barat dan Palapa Ring Tengah telah selesai konstruksi pada t 2018, dan mulai komersialisasi pada 2018. Sejak komersialisasi Palapa Ring Barat telah terutilisasi sebesar 33 persen. Adapun Palapa Ring Tengah mulai komersialisasi 2019 dan telah terutilisasi sebesar 15 persen.

Sementara itu, Palapa Ring Timur beroperasi mulai 2019. Utilisasi Palapa Ring Timur saat ini sudah mencapai 14,3 persen di jaringan serat optik, dan 42,7 persen okupansi jaringan microwave.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telekomunikasi palapa ring
Editor : Rio Sandy Pradana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top