Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wow, Hujan Meteor Bisa Dilihat Lewat Tengah Malam Hingga Subuh

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memprediksikan bakal ada hujan meter, sekitar 50 meteor tiap jam yang bisa dinimati dari tengah malam hingga subuh.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Agustus 2020  |  21:57 WIB
Semburan meteor Perseid menerangi langit malam pada Agustus 2009. - NASA
Semburan meteor Perseid menerangi langit malam pada Agustus 2009. - NASA

Bisnis.com, JAKARTA - Warga bumi bisa menikmati hujan meteor perseid yang terjadi hingga 13 Agustus 2020, dari tengah malam hingga subuh.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin menuturkan bahwa puncak hujan meteor Perseid terjadi pada 11 Agustus hingga 13 Agustus 2020 dan dapat diamati saat lewat tengah malam sampai subuh.

"Waktunya lewat tengah malam sampai subuh. Di Indonesia juga bisa mengamatinya ke arah langit utara," kata Thomas dihubungi di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Thomas mengatakan pada keadaan puncak hujan meteor, diperkirakan ada sekitar 50 meteor per jam. "Hujan meteor tidak berdampak di bumi dan tidak menimbulkan dentuman," ujarnya.

Hujan meteor Perseid merupakan peristiwa tahunan ketika Bumi berpapasan dengan debu-debu sisa komet Swift-Tuttle pada 17 Juli - 24 Agustus 2020.

Thomas menuturkan menjelang subuh ada gangguan cahaya bulan, sehingga sulit mengamati hujan meteor.

Ada tiga syarat yang harus dipenuhi untuk bisa melihat hujan meteor tanpa teleskop, yakni cuaca cerah, jauh dari polusi cahaya, dan medan pandang ke arah langit utara tidak terhalang pohon atau bangunan.

Koordinator Diseminasi Pusat Sains Antariksa Lapan Emanuel Sungging Mumpuni mengatakan hujan meteor itu terjadi ketika dalam peredaran Bumi melintasi bidang edarnya setiap saat melewati wilayah yang kotor berdebu akibat guguran komet atau asteroid, dan guguran debu tersebut yang masuk atmosfer Bumi, terbakar menyebabkan seperti bintang berekor.

Emanuel menuturkan hujan meteor itu bisa diamati seperti bola api, kilauan sejenak , atau hujan meteor kecil-kecil, kadang juga ada dentuman, tapi tidak berbahaya.

Hujan meteor itu bisa diamati tanpa teleskop sepanjang langit tidak berawan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hujan meteor lapan

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top