Tokopedia Pastikan Belum IPO Tahun Ini

Tokopedia dikatakan sudah melakukan persiapan menuju IPO sejak jauh-jauh hari. Pada awal tahun, perusahaan menunjuk mantan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo sebagai komisaris utama.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  02:30 WIB
Tokopedia Pastikan Belum IPO Tahun Ini
Karyawan beraktivitas di dekat logo Tokopedia di Jakarta, Selasa (28/1). Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Tokopedia memastikan tidak akan melakukan pejualan saham perdana ke publik (initial public offering) tahun ini, meskipun rencana tersebut tetap akan direalisasikan dalam waktu dekat.

"Kita tidak bisa menyampaikan informasi pastinya kapan. Pasti dalam waktu dekat, tapi bukan tahun ini," ujar External Communications Lead Ekhel Chandra Wijaya di Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Perusahaan rencananya akan melakukan dual listing. Namun, perusahaan berstatus unikorn tersebut belum bisa menyampaikan lokasi listing berikutnya selain Indonesia.

Tokopedia dikatakan sudah melakukan persiapan menuju IPO sejak jauh-jauh hari. Pada awal tahun, perusahaan menunjuk mantan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardjojo sebagai komisaris utama.

Sebagai informasi, Tokopedia mulai melakukan pembicaraan dengan bakal investor potensial terkait dengan pendanaan putaran akhir sebelum perusahaan memasuki pasar saham.

Saat ini, gross merchandise value (GMV) Tokopedia mencapai Rp222 triliun atau setera US$16 miliar, naik tiga kali lipat dibandingkan dengan 2018, di mana jumlah pelapak mengalami pertumbuhan menjadi 6,4 juta pada 2019, meningkat dari tahun sebelumnya dengan 5 juta pelapak.

Berdasarkan riset Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) tahun 2019 kontribusi ekonomi langsung Tokopedia tidak hanya terjadi di Pulau Jawa, tetapi juga di daerah.

Adapun, Tokopedia berhasil memberikan dampak langsung terhadap perekonomian di beberapa daerah seperti Sulawesi Utara sebanyak Rp160 miliar, Aceh Rp262 miliar, Kalimantan Timur Rp399 miliar, Sumatra Utara Rp2,79 triliun, dan Bali Rp822 miliar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
tokopedia

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top