Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Efek Crowdfunding Tak Lagi Signifikan Bagi Startup

Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan rintisan saat ini adalah product-market fit.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  23:24 WIB
crowdfunding - crowdassist.co
crowdfunding - crowdassist.co

Bisnis.com, JAKARTA - Pendanaan dari perusahaan teknologi finansial crowdfunding saat ini dinilai sudah tidak begitu berdampak signifikan bagi perusahaan rintisan atau startup.

Hal itu diungkapkan pengamat perusahaan rintisan sekaligus CEO DailySocial.id Rama Mamuaya. Dia menilai hal itu disebabkan oleh banyaknya perusahaan modal ventura (venture capital/VC) yang siap menggelontorkan uang, menginkubasi, serta mengakselerasi perusahaan rintisan.

"Kalau 7 tahun lalu, betul. Sekarang sudah tidak signifikan karena sudah banyak sekali ada VC yang siap mendanai, inkubator atau akselerator yang siap membantu juga," ujar Rama kepada Bisnis.com, Kamis (6/2/2020).

Menurutnya, permasalahan utama yang dihadapi perusahaan rintisan saat ini adalah product-market fit atau kecocokan produk dengan pasar, talenta digital, dan prospek profitabilitas (path to profitability).

Komentar berbeda diberikan Head of Crowdfunding Working Group Asosiasi Fintech Indonesia (AFTech) Edward Ismawan Chamdani. Menurutnya, kehadiran crowdfunding masih potensial dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif, termasuk usaha rintisan.

Dia mengatakan sejumlah platform crowdfunding  yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi inovasi baru dalam hal pendanaan. Menurutnya, keberadaan layanan jasa tersebut diyakini dapat memberikan dampak positif terhadap sektor tersebut.

"Dampak yang akan terjadi diharapkan positif dan terjaga standar operasional prosedur (SOP) maupun risk management-nya, sehingga sektor pendanaan di bawah Peraturan OJK Nomor 37 dapat tumbuh," ujar Edward.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

StartUp Crowdfunding
Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top