Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

XL Kaji Rencana Tambah Jaringan Backbone Internasional

PT XL Axiata Tbk berencana terlibat kembali dalam pembangunan kabel bawah laut internasional, untuk memperkuat jaringan yang dimiliki. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 11 Januari 2020  |  17:41 WIB
XL Kaji Rencana Tambah Jaringan Backbone Internasional
XL Kaji Rencana Tambah Jaringan Backbone Internasional

Bisnis.com,  JAKARTA - PT XL Axiata Tbk berencana terlibat kembali dalam pembangunan kabel bawah laut internasional, untuk memperkuat jaringan yang dimiliki. 

Group Head Corporate Communications PT XL Axiata Tbk. Tri Wahyuningsih mengatakan perseroan berencana membangun kabel laut baru untuk memperkuat jaringan yang dimiliki, khususnya sebagai sistem redundant (sistem jaringan cadangan). Namun,  Ayu tidak menyebutkan realisasi rencana tersebut. 

Ayu mengatakan bahwa kehadiran kabel Internasional juga dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing XL dalam memberikan layanan internet. 

Jaringan tulang punggung (backbone) internasional adalah saluran pusat tempat data bermigrasi dari satu negara ke negara lain. Misalnya, saat masyarakat bermain Facebook, akan terjadi transfer data dari Indonesia ke Amerika Serikat. Jalur yang digunakan untuk transfer data adalah jaringan tulang punggung internasional.

Makin banyak penggunaan akses data lintas negara, maka kapasitas jaringan tulang punggung yang dibutuhkan makin besar. Saat ini kapasitas yang tersedia masih mencukupi kebutuhan masyarakat, meskipun Apjatel tidak menyebutkan besar kapasitas yang dibutuhkan.

Operator yang memiliki kabel internasional saat ini antara lain, PT Indosat Tbk., PT XL Axiata Tbk., PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. PT Mora Telematika Indonesia, PT Nap Info Lintas Nusa  dan lain sebagainya.     

“Pertimbangan lainnya tentu adalah untuk mendukung pertumbuhan perekonomian bangsa Indonesia karena ketersediaan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan masyarakat Indonesia ke akses global,” kata Ayu kepada Bisnis. 

Tahun lalu, PT XL Axiata Tbk. merampungkan pembangunan sistem komunikasi kabel bawah laut internasional. Keduanya tergabung dalam konsorsium dengan perusahaan asing untuk membangun jaringan tulang punggung internasional.

XL Axiata  bersama Vocus Group dan Alcatel Submarine Networks menyelesaikan proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Australia-Indonesia-Singapura,  yang memiliki kapasitas 30 Terabita (TB) untuk jalur Jakarta-Singapura, dan 20 TB untuk Jakarta-Perth (Australia).

Kapasitas yang disediakan SKKL tersebut setara denga enam kali total kapasitas jaringan internasional dari Indonesia yang ada saat ini.

Direktur Teknologi XL Yessie D. Yosetya mengatakan bahwa keberadaan SKKL tersebut, memperkuat jaringan data yang telah ada saat ini, termasuk untuk mengatasi peningkatan lalu lintas data di masa mendatang.

"Dengan selesainya pembangunan ini, maka kami menjadi lebih leluasa dalam memperkuat jaringan data di mana trafik terus meningkat pesat,"ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top