Kalah Bersaing dengan Huawei, Pendapatan Xiaomi Lesu

Produsen ponsel pintar asal China, Xiaomi Corp, mencatat perlambatan pertumbuhan pada kuartal ketiga akibat persaingan ketat dengan Huawei.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 27 November 2019  |  22:33 WIB
Kalah Bersaing dengan Huawei, Pendapatan Xiaomi Lesu
Logo Xiaomi - Reuters

Bisnis.com, BANDUNG--Produsen ponsel pintar asal China, Xiaomi Corp, mencatat perlambatan pertumbuhan pada kuartal ketiga akibat persaingan ketat dengan Huawei.

Selain itu, permintaan ponsel pintar baru cenderung melandai karena konsumen di China bertahan dengan perangkat lamanya. 

Konsumen China cenderung mendukung Huawei yang terimbas kebijakan AS. Alhasil, penjualan perusahaan yang masuk daftar hitam AS tersebut terkerek naik dan mengeser Xiaomi.

Berdasarkan laporan Reuters, Rabu (27/11/2019), penjualan ponsel pintar masih menjadi sumber pendapatan terbesar Xiaomi.

Meskipun, perusahaan kini berupaya mempromosikan divisi layanan internetnya, yang sebagian besar pendapatannya berasal penjualan iklan online.

Sayangnya, bisnis ini hanya menyumbang 10% dari total pendapatan perusahaan.

Pendapatan bisnis ponsel pintas Xiaomi turun 8% menjadi 32,3 miliar yuan pada kuartal ketiga tahun ini. Perusahaan hanya menjual sekitar 32,1 juta ponsel selama periode tersebut atau  hanya tumbuh satu juta unit dari penjualan tahun sebelumnya.

Alhasil, total pendapatan keseluruhan hanya naik 5,5% menjadi 53,66 miliar yuan dari periode yang sama tahun lalu. Kendati demikian, sebagian besar angka pencapaian tersebut sesuai dengan ekspektasi analis.

Perusahaan sebenarnya telah melirik pasar di luar China. Langkah ini dilakukan guna menutupi penurunan penjualan di negara asalnya. Namun, ekspansi ini membawa konsekuensi. Biaya penjualan dan pemasaran Xiaomi naik 16% pada kuartal III/2019.

Investor mulai kehilangan ketertarikan kepada upaya Xiaomi sehingga saham perusahaan turun hampir sepertiga harga sahamnya saat IPO.

Xiaomi tengah agresif untuk segera meluncurkan perangkat baru dengan teknologi 5G pada 2020. Perusahaan sebenarnya telah menunjukan dua produk ponsel 5G, satu di Eropa dan satu lagi di China.

Bahkan, CEO Xiaomi Lei Jun berjanji perusahaan akan merilis lebih dari 10 tipe ponsel 5G dengan berbagai harga ke pasaran pada 2020. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
huawei, xiaomi

Editor : Rustam Agus
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top