LAPORAN DARI AS: Oracle & Intel Perkuat Performa Generasi Terbaru Exadata

Oracle Corporation menggandeng Intel Corporation guna menggabungkan kemampuan kinerja tinggi dari Intel Optane DC Persistent Memory ke dalam platform Exadata generasi berikutnya, yakni Oracle Exadata X8M.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 17 September 2019  |  16:17 WIB

Bisnis.com, SAN FRANCISCO — Oracle Corporation menggandeng Intel Corporation guna menggabungkan kemampuan kinerja tinggi dari Intel Optane DC Persistent Memory ke dalam platform Exadata generasi berikutnya, yakni Oracle Exadata X8M.

Exadata memperkuat Oracle Autonomous Database, Oracle Cloud Applications, dan infrastruktur pangkalan data berkinerja tinggi di sebagian besar bank, telekomunikasi, dan peritel terkemuka dunia.

Oracle Exadata X8M dibangun menggunakan standar industri Intel generasi ke-2 Xeon Scalable prosesor, Intel Optane DC Persistent Memory dan jaringan 100 gigabit RoCE.

Oracle Exadata X8M dirancang untuk mendukung pemrosesan transaksi daring (online transaction processing/OLTP), analitik, dan basis data beban kerja campuran yang kian menuntut banyak persyaratan, serta konsolidasi basis data dan pembelajaran mesin dalam basis data.

Integrasi pertama ini dirancang untuk menyediakan pelanggan dengan kinerja yang unggul untuk kegiatan yang sensitif terhadap latensi seperti perdagangan saham frekuensi tinggi, pemrosesan data internet untuk segala (internet of things/IoT), real-time fraud dan deteksi intrusi, perdagangan keuangan serta aplikasi yang membutuhkan interaksi waktu riil manusia.

Navin Shenoy, Executive Vice President and General Manager, Data Center Gorup Intel Corporation mengungkapkan perusahaan fokus untuk memberikan landasan platform untuk memungkinkan pelanggan melepaskan nilai dari data.

“Integrasi prosesor Intel Xeon Scalable generasi ke-2 dan Memori Persisten Optane DC di seluruh produk Oracle Exadata X8M merupakan perpanjangan dari kemitraan jangka panjang perusahaan untuk memberikan solusi terobosan bagi perusahaan di seluruh dunia, ” ujarnya, Senin (16/9/2019) waktu setempat.

Sementara itu, Juan Loaiza, Executive Vice President Mission-Critical Database Technologies Oracle mengungkapkan kolaborasi bersama Intel menetapkan standar industri baru untuk mendukung pangkalan data dengan kinerja dan ketersediaan tertinggi.

“Oracle dan Intel telah mengintegrasikan teknologi memori persisten mutakhir ke dalam mesin database perusahaan terkemuka untuk memberikan akses real-time ke data yang paling penting. Ini melampaui batas-batas sistem penyimpanan bersama konvensional dan server yang tidak bisa mengimbangi tingkat inovasi ini," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
oracle, intel, intel corp

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top