Grab Targetkan Buka 50 GrabKitchen Hingga Akhir 2019

Grab Indonesia menargetkan dapat membuka setidaknya 50 cabang Grab Kitchen di seluruh Indonesia hingga akhir tahun ini sebagai salah satu motor pertumbuhan Grab Food.
Deandra Syarizka
Deandra Syarizka - Bisnis.com 12 September 2019  |  16:51 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Grab Indonesia menargetkan dapat membuka setidaknya 50 cabang Grab Kitchen di seluruh Indonesia hingga akhir tahun ini sebagai salah satu motor pertumbuhan Grab Food.

Head of Marketing GrabFood and New Businesses Grab Indonesia Ichmeralda Rachman menyatakan perusahaan mulai memperkenalkan konsep cloud kitchen ke masyarakat melalui proyek pilot GrabKitchen pada April 2019.  Dalam waktu enam bulan,GrabKitchen kini telah memiliki 10 cabang di Jakarta dan Bandung.

Dengan konsep cloud kitchen, perusahaan menyediakan dapur bersama bagi para mitra pedagang makanan dan minuman. Dapur itu memasak menu restoran masing-masing dan khusus melayani pesan-antar. Meski demikian, cabang Grab Kitchen ke-10 yang terletak di Capital Place Jakarta juga melayani makan di tempat.

“Untuk menentukan titik lokasi Grab Kitchen, menunya apa saja, kami menggunakan data yang terhimpun dalam Grab sesuai permintaan dan kebutuhan pelanggan. Di Capital Place, kami juga melayani dine-in karena dekat dengan perkantoran,” ujarnya, Kamis (12/9/2019).

Dia menambahkan, sejak peluncurannya hingga hari ini, Gross Merchandise Value (GMV) Grab Kitchen telah tumbuh 25 kali lipat. Setelah Jakarta dan Bandung, perusahaan juga berencana memperluas jangkauannya ke kota lain seperti Bali dan Medan.

Head of Grab Kitchen Sai Alluri menyatakan, konsep Grab Kitchen pertama kali diluncurkan di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk merespons tingginya permintaan jasa antar-makanan melalui Grab, sekaligus upaya mengeksplor peluang bisnis baru.

“Tujuan utamanya adalah untuk mitra pedagang dan konsumen. Kami menangkap aspirasi merchant, dan bisnis ini adalah gabungan analisis dari  supply dan demand mitra yang terseleksi melalui data yang kami himpun,” ujarnya.

Menurutnya, konsep Grab Kitchen memberikan manfaat baik bagi konsumen maupun bagi mitra pedagang. Bagi mitra, konsep ini memberikan peluang untuk ekspansi  menjangkau target pasar baru dengan risiko dan biaya operasional yang rendah karena tak perlu mengeluarkan uang sewa.

Sementara itu, untuk konsumen, adanya Grab Kitchen ini memberikan lebih banyak pilihan kepada mereka untuk membeli makanan/minuman dari merchant favoritnya. Selain itu, waktu pengantaran makanan kepada konsumen juga menjadi lebih cepat karena Grab Kitchen tersebar di banyak lokasi. Konsumen juga dapat memesanan makanan dari banyak resto dalam sekali pesan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
grab indonesia

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top