Pendiri Alibaba Jack Ma Ingin Reinkarnasi Menjadi Perempuan

Pendiri Alibaba Jack Ma mengaku sangat menghargai keberadaan perempuan dalam kehidupannya, termasuk saat membawa perusahaan asal China itu mencapai kesuksesannya saat ini.
Lulu Terianto
Lulu Terianto - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  19:48 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pendiri Alibaba Jack Ma mengaku sangat menghargai keberadaan perempuan dalam kehidupannya, termasuk saat membawa perusahaan asal China itu mencapai kesuksesan saat ini.

Jack Ma, dalam sambutannya dari Huangzhou, China saat acara Global Conference on Women and Enterpreneurship 2019 di Jakarta, Rabu (28/8/2019), menegaskan bahwa Alibaba tak akan bisa berkembang tanpa peran perempuan.

Alibaba bisa sukses karena memiliki banyak pekerja perempuan yang mempunyai kepercayaan diri tinggi, berjiwa tangguh, serta mampu melakukan banyak hal (multitasking).

“Tanpa perempuan, tidak akan pernah ada Alibaba,” ujarnya melalui video conference.

Selain Jack Ma, Melinda Gates juga menjadi pembicara dalam acara tersebut. Senada, dia mengatakan bahwa pemerintah dan sektor swasta harus terus memberikan kesempatan bagi perempuan di dunia kerja, mendapatkan penghasilan yang adil, memiliki andil dalam keluarga dan menentukan arah hidupnya sendiri.

Co-chair dari Bill and Melinda Gates Foundation tersebut mengatakan, perempuan di seluruh dunia telah lama tertingal di area-area tersebut, terutama ketika berperan dalam perekonomian global.  

Jack Ma menambahkan, dunia akan menjadi lebih baik ketika perempuan dilibatkan dalam berbagai hal. Baginya, perempuan dapat menciptakan tiga hal yaitu Home, Healthy, and Happiness (rumah yang nyaman, kesehatan, serta kebahagian).

Dia mengatakan, perempuan telah menunjukkan kapasitasnya dalam beradaptasi terhadap perubahan revolusi digital yang sangat pesat. Fleksibilitas dan kemampuannya menghadapi perubahan tersebut membuat perempuan semakin kreatif.

Oleh karena itu, dia mengharapkan kedepannya, akan ada banyak pemimpin wanita di perusahaan dan pemerintahan. Di Alibaba sendiri, Jack Ma ingin komposisi pekerja laki-laki dan perempuan seimbang, yaitu 50:50 dari saat ini 70:30.

Kekaguman dan rasa hormatnya terhadap perempuan membuat Jack Ma ingin dilahirkan kembali dalam tubuh lain (reinkarnasi) sebagai seorang perempuan.

“Saya ingin menjadi perempuan di kehidupan yang akan datang," tutur Jack Ma.

Saat ini, Alibaba merupakan salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia dengan lini bisnis digital yang luas. Perusahaan ini sudah listing di bursa New York pada 2014, dengan raihan dana US$25 miliar.

Dalam debutnya saat itu, go public Alibaba menjadi penawaran umum saham perdana terbesar dunia. Alibaba juga berencana melakukan initial public offering (IPO) kedua di bursa Hong Kong dengan target dana US$20 miliar.

Di New York, kapitalisasi pasar Alibaba sudah mencapai US$400 miliar. Hal ini menempatkannya ke dalam daftar 10 perusahaan publik terbesar di dunia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
perempuan, alibaba, jack ma

Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top