Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Regulasi Regristrasi Kartu Akan Diperketat, Aktivasi FB Pakai Nomor HP?

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memperketat Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 21/2017 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri No.12/2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. 
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 05 Agustus 2019  |  14:45 WIB
Ilustrasi SIM Card - Reuters
Ilustrasi SIM Card - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memperketat Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 21/2017 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri No.12/2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. 

Peraturan tersebut mengatur mengenai regristrasi kartu sim prabayar, yang salah satu poinnya berisi mekanisme kepemilikan kartu, satu nomor induk kependudukan hanya boleh memiiki 3 nomor gawai per operator.

 Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memastikan bahwa pemerintah akan memperketat regulasi regristrasi prabayar agar terciptadata single indentity atau indentitas tunggal yang lebih akurat. 

Rudiantara bahkan mendorong agar nantinya aktivasi akun media sosial Facebook menggunakan nomor gawai pengguna, bukan menggunakan surel, karena rawan disalahgunakan. 

"Jadi saya jamin makin ketat. Saya jamin itu, " kata Rudiantara kepada Bisnis.com, belum lama ini.

Rudiantara mengaku telah bersurat dengan pemilik Facebook dan Instagram, membahas mengenai penggunaan nomor gawai untuk aktivasi akun FB.

Sayangnya, wacana tersebut tidak dapat disetujui oleh FB, karena FB berusaha menghadirkan opsi kepada para pengguna dalam aktivasi akun melalui email, sehingga nomor telepon tidak bisa berdiri sendiri untuk aktivasi akun.    

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

registrasi prabayar
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top