Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Operator Seluler RI Ingin 'Go Global', Perbaiki Jaringan Dahulu!

Operator seluler dinilai perlu berbenah diri sebelum melakukan ekspansi dengan mendistribusikan kartu keluar negeri.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  08:52 WIB
Teknisi PT XL Axiata Tbk melakukan perawatan jaringan di menara Base Transceiver Station (BTS) di Yogyakarta, Sabtu (15/12/2018). - JIBI/Rachman
Teknisi PT XL Axiata Tbk melakukan perawatan jaringan di menara Base Transceiver Station (BTS) di Yogyakarta, Sabtu (15/12/2018). - JIBI/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Operator seluler dinilai perlu berbenah diri sebelum melakukan ekspansi dengan mendistribusikan kartu keluar negeri.

Ketua Program Studi Magister Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) Ian Yosef M. Edward menilai operator dalam negeri harus memperhatikan kualitas jaringan mereka jika ingin melakukan ekspansi distribusi.

Ian berpendapat kualitas jaringan yang jelek justru akan membuat nama operator tersebut buruk di luar negeri.  

“Sebaiknya kualitas tetap dijaga agar tidak memberikan brand image negative. sehingga kerja sama operator untuk roaming dalam hal menjaga kualitas tetap terjaga,” kata Ian kepada Bisnis.com, Minggu (28/7/2019). 

Mengenai harga kartu sim prabayar dan kuota internet yang terdapat pada kartu tersebut, Ian berpendapat, itu perlu menjadi pertimbangan mengingat jumlah wisatawan dari satu negara yang datang ke Indonesia tiap tahunnya berubah-ubah. Berbeda dengan jumlah Jemaah haji yang jumlahnya telah diketahui.    

Penetuan harga berpengaruh dalam menentukan nilai skala bisnis yang diterima oleh operator dalam negeri.

“Khususnya untuk haji, sudah jelas berapa calon pelanggannya, sehingga bisa dihitung kualitas dan harga yang dapat diperoleh,” kata Ian.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menilai strategi distribusi kartu perdana operator seluler Arab Saudi,  Zain, dapat ditiru oleh operator seluler dalam negeri, dengan berjualan langsung di negara asing. 

Rudiantara berpendapat dengan jumlah wisatawan yang hampir mencapai 20 juta per tahunnya, ekspansi distribusi ke luar negeri merupakan langkah yang positif untuk meraup pelanggan baru. 

"Kalau saya melihatnya ada Zain ini harus kita pelajari, bahkan bisa menginspirasi," kata Rudiantara.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

operator telekomunikasi
Editor : Wike Dita Herlinda
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top