Prisma dari Palo Alto Networks Tawarkan Solusi Komprehensif Keamanan Cloud

Prisma sendiri rencananya juga tersedia di Google Cloud Platform (GCP) dan menjangkau lebih dari 100 lokasi.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 05 Juli 2019  |  10:39 WIB
Prisma dari Palo Alto Networks Tawarkan Solusi Komprehensif Keamanan Cloud
Country Manager Indonesia Palo Alto Networks, Surung Sinamo. - Bisnis/Rahmad Fauzan

Bisnis.com, JAKARTA — Palo Alto Networks meluncurkan solusi keamanan komputasi awan terbarunya yang didesain lebih sederhana, aman, serta lebih komprehensif dibandingkan dengan sistem-sistem sebelumnya.

Country Manager Indonesia, Palo Alto Networks, Surung Sinamo menjelaskan perusahaannya menerapkan pendekatan keamanan yang dititikberatkan pada hal keamanan, serta pemenuhan seluruh kebutuhan terhadap sistem keamanan untuk komputasi awan yang unik, dengan menyuguhkan visibilitas dan konfigurasi guna membangun postur keamanan yang mampu menghalau setiap serangan secara konsisten.

"Prisma mendukung kalangan enterprise dalam membangun jaring konektivitas yang aman, baik dari kantor-kantor cabang maupun pengguna mobile mereka ke lingkungan cloud," ujarnya dalam acara peluncuran solusi Prisma di Jakarta, Rabu (3/7).

Adapun, solusi keamanan Prisma terdiri atas empat komponen utama. Pertama, Prisma Access, yaitu solusi yang melindungi akses ke komputasi awan dari kantor-kantor cabang dan pengguna mobile dari belahan dunia manapun dengan arsitekturnya yang berbasis komputasi awan berskala tinggi, serta memadukan keamanan kelas enterprise dengan jaringan berskala global.

Prisma Access akan dilengkapi dengan kapabilitas yang dirancang secara khusus bagi penyedia layanan agar dapat mendukung proses provisi konektivitas internet outbound bagi seluruh pelanggan.

Kedua, Palo Alto Networks menghadirkan Prisma Public Cloud yang menyediakan visibilitas berkesinambungan, keamanan, dan pemantauan kepatuhan untuk berbagai penggunaan komputasi awan publik.

Dengan memanfaatkan machine learning, Prisma Public Cloud dapat mengorelasikan data serta menilai besaran risiko di dalam lingkungan komputasi awan. Dengan demikian, pelanggan dapat memangkas attack surface untuk siklus pengembangan aplikasi melalui pengamanan shift left.

Dengan kemampuan Prisma Public Cloud dalam mendeteksi celah keamanan dan memperbaiki konfigurasi yang salah dalam template infrastructure-as-a-service (IaaS), pengembang aplikasi tetap dapat memangkas risiko keamanan tanpa mengorbankan kecepatan siklus pengembangan aplikasi.

Komponen ketiga yang diluncurkan adalah Prisma SaaS. Prisma SaaS merupakan layanan multi-mode cloud access security broker (CASB) yang mendukung pengadopsian aplikasi software-as-a-service (SaaS) secara aman. Adapun, Prisma SaaS dilengkapi dengan kapabilitas canggih dalam mendeteksi risiko, penerapan kendali akses yang adaptif, pencegahan kehilangan data, jaminan kepatuhan, tata kelola data, pementauan perilaku pengguna, dan pencegahan ancaman.

Selain itu, akan ada integrasi-integrasi terbaru yang akan meningkatkan tata kelola aplikasi SaaS yang diizinkan IT atau pun tidak diizinkan IT dengan visibilitas dan pengelolaan terpadu.

Terakhir, VM-Series, yaitu Palo Alto Networks Next Generation Firewall dalam bentuk virtual yang dapat ditempatkan baik di lingkungan komputasi awan publik atau privat.

Untuk mengurangi kompleksitas, VM-Series juga telah disempurnakan dengan adanya kemempuan otomatisasi infrastructure-as-a-code untuk proses penggelaran dan konfigurasi.

Selain dari keempat komponen tersebut di atas, Prisma sendiri rencananya akan dijalankan di Google Cloud Platform (GCP) dan menjangkau lebih dari 100 lokasi serta memberikan pengalaman yang lebih cepat dan dekat dengan pelanggan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cloud computing, serangan siber

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top