2 Dekade Lakukan Pengamatan, Perusahaan Digital Asal Moscow Akhirnya Ganti Nama

Perusahaan global sekuriti Kasperky Lab asal Moskow, Rusia, mengganti nama perusahaan menjadi Kaspersky setelah selama dua dekade menawarkan solusi keamanan digital kepada seluruh pelanggan di seluruh dunia.
2 Dekade Lakukan Pengamatan, Perusahaan Digital Asal Moscow Akhirnya Ganti Nama
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 07 Juni 2019  |  11:21 WIB
Bisnis.com, JAKARTA -- Perusahaan global sekuriti Kasperky Lab asal Moskow, Rusia, mengganti nama menjadi Kaspersky setelah selama dua dekade menawarkan solusi keamanan digital kepada seluruh pelanggan di seluruh dunia.
 
CEO Kaspersky, Eugene Kaspersky, menjelaskan perubahan tersebut dilakukan berdasarkan pengamatan yang dilakukan perusahaan selama 22 tahun terhadap lanskap ancaman dunia maya sembari menyaksikan peran teknologi yang semakin besar dalam kehidupan.
 
"Saat ini, dunia memiliki kebutuhan baru, dan rebranding kami mencerminkan visi untuk memenuhi kebutuhan tersebut - tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk masa depan," ungkap Kaspersky dalam keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (7/6).
 
Seiring dunia menjadi lebih digital dan global, lanjut Kaspersky, pergantian nama dilakukan karena perusahaan dianggap sudah bergerak melampaui laboratorium anti-virus untuk menjadi pemimpin teknologi dengan portofolio solusi dan layanan keamanan yang canggih dan komprehensif, termasuk produk dan teknologi inovatif, layanan komputasi awan, serta intelijen ancaman terkemuka dunia.
 
"Identitas terbaru kami mencerminkan transformasi itu. Nama perusahaan kini menjadi Kaspersky, dan misi terbarunya adalah membangun dunia yang lebih aman, menekankan komitmen kami pada masa depan yang tepercaya dan transparan, di mana setiap orang memiliki peluang tak terbatas seiring dengan perkembangan teknologi yang kian maju, karena Kaspersky melindunginya," katanya lagi.
 
Lebih lanjut, merek terbaru itu dikatakan juga mencerminkan evolusi fokus bisnis perusahaan yang telah membantu sistem keamanan siber sebanyak 270.000 klien korporat sejak 1997 tersebut, mulai dari cybersecurity menuju konsep yang lebih luas tentang cyber-immunity.
 
Hidup di dunia di mana teknologi menghubungkan kehidupan dengan berbagai platform dan perbatasan yang belum pernah ada sebelumnya, serta posisi perusahaan yang berada di lintas bagian di mana manusia dan teknologi bekerja sama untuk meningkatkan kehidupan di dunia menjadi hal yang mendasari pergeseran dari konsep cybersecurity ke cyber-immunity.
 
Selain itu, cyber-security di dunia saat ini konsekuensinya lebih dari sekedar melindungi perangkat, tetapi mengembangkan ekosistem di mana segala sesuatu yang terhubung memiliki perlindungan terbaik.
 
Membangun berdasarkan kesuksesan rekam jejak perusahaan dalam melindungi dunia dari ancaman siber, pergantian merek juga akan membantu membangun dunia agar lebih aman dan kebal terhadap ancaman siber sehingga setiap orang dapat secara bebas menikmati banyak manfaat yang ditawarkan teknologi.
 
Sebagai bagian dari perubahan citra, perusahaan juga memperbarui identitas visual untuk mencerminkan nilai-nilai inti dan esensi dari apa yang telah diperjuangkan Kaspersky sebagai sebuah organisasi.
 
Logo baru dibuat dari setiap huruf Kaspersky secara geometris dan tepat, mewakili keahlian perangkat lunak kelas atas yang menjadi asal perusahaan dan komitmen. Selain itu, sejalan dengan perubahan nama, perusahaan yang memiliki 400 juta pengguna di seluruh dunia itu juga menghilangkan kata ‘Lab’.
 
Andrew Winton, Vice President, Marketing di Kaspersky, mengungkapkan dasar untuk logo lama Kaspersky dikembangkan pada tahun 1997 dan banyak hal dikatakan telah berubah sejak saat itu. Sebelumnya, Kaspersky menggunakan huruf-huruf dari alfabet Yunani yang tidak lagi relevan karena perubahan luas dan kedalaman komunikasi sehingga menghapus Lab dari nama perusahaan dinilai logis ketika sedang mengembangkan identitas visual baru.
 
"[Selain itu], kami ingin menyederhanakan branding yang dapat  membantu memberikan filosofi dan misi inspiratif terbaru, sekaligus menyoroti berbagai teknologi dari perusahaan kami dengan misinya 'Membangun dunia yang lebih aman'," pungkas Winton.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
keamanan siber

Sumber : Kaspersky

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top