Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen

PT Kuliner Digital Sejahtera, penyedia layanan makan siang online dengan brand Yummy Corp, resmi mengakuisisi pelopor layanan katering online Berrykitchen, dan berencana untuk semakin mengembangkan layanannya dan memperdalam penetrasi di konsumen ritel.
Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen
Deandra Syarizka - Bisnis.com 30 Mei 2019  |  04:59 WIB
Yummy Corp Akuisisi Berrykitchen
CEO Yummy Corp Mario Suntanu (tengah), Ivan De Putra, Operations Director Yummy Corp (kiri) dan Marketing Director Yummybox Raetedy Refanatha (kanan) saat konferensi pers akuisisi Berrykitchen oleh Yummy Corp, Rabu (29/5) - Bisnis/Deandra Syarizka

Bisnis.com, JAKARTA—PT Kuliner Digital Sejahtera, penyedia layanan makan siang online dengan brand Yummy Corp, resmi mengakuisisi  pelopor layanan katering online Berrykitchen, dan berencana untuk semakin mengembangkan layanannya dan memperdalam penetrasi di konsumen ritel.

CEO Yummy Corp Mario Suntanu mengatakan, Yummy Corp  yang terafiliasi dengan Ismaya Group berdiri sejak 2017 ketika bisnis makanan tradisional bisa didisrupsi. Pihaknya melihat peluang ketika banyak perusahaan besar yang sudah mulai menyediakan fasilitas makan siang untuk meningkatkan keterikatan karyawan.

“Kami melihat potensi yang masih sangat besar dari industri kuliner online Indonesia, akuisisi ini merupakan tahap awal kami untuk memperkuat positioning di pasar. Kami bertemu mitra Berrykitchen yang memiliki visi yang sama. Yummy Corp lalu menggabungkan Berrykitchen ke dalam grup kami,” ujarnya saat konferensi pers, Rabu (29/5).

Dia menambahkan, bergabungnya Berrykitchen akan semakin memperkuat Yummybox,  layanan paket makan siang bagi karyawan yang saat ini menjadi salah satu dari empat layanan yang dimiliki Yummy Corp.  Kehadiran Yummybox menjadi solusi bagi para pekerja untuk makan siang dengan mudah, di mana pelanggan  dapat memilih makan siang melalui aplikasi hingga pukul 10 malam di hari sebelumnya untuk menikmati makan siang yang langsung diantar ke kantor mereka, tanpa biaya pengantaran.

Selain Yummybox, layanan lainnya yang dimiliki perusahaan antara lain food service management untuk mengelola makanan karyawan secara keseluruhan setiap harinya, white label outlets untuk layanan penyedia makanan bagi outlet maupun kafe yang dapat disesuaikan dengan identitas atau brand perusahaan masing-masing, serta Yummy Kitchen  di mana Yummy Corp membangun beberapa brand sendiri maupun bekerjasama dengan brand lain untuk menghadirkan makanan siap saji dengan pemesanan melalui kanal digital.

Dia menambahkan, saat ini pihaknya memiliki dua dapur dengan kapasitas produksi 12.000 hingga 15.000 porsi makanan setiap harinya. Satu dapur utama berlokasi di Serpong sementara satu dapur hub lainnya berlokasi di Jakarta Pusat.

Saat ini perusahaan juga telah melayani lebih dari 20 pelanggan korporasi yang rata-rata berlokasi di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Meski demikian, perusahaan juga menggandeng mitra logistik untuk menjangkau area pelayanan di Jakarta dan Tangerang. Setelah adanya sinergi dengan Berrykitchen, pihaknya tengah mempertimbangkan untuk menjangkau area perkantoran baru lainnya seperti Jakarta Timur.

“Saat ini order makanan kita berada di kisaran 4.000 sampai 5.000 porsi per hari, tumbuhnya lumayan cepat karena bulan lalu baru di kisaran 3.000 porsi per hari,” ujarnya.

Ivan De Putra, Operations Director Yummy Corp yang sebelumnya menjabat sebagai COO dan Co-Founder Berrykitchen menyatakan sebelum memutuskan bergabung dengan Yummy Corp, pihaknya memastikan tiga syarat terpenuhi. Ketiga syarat itu antara lain kesamaan visi dan misi, adanya sinergi yang memperkuat, dan kemampuan memberikan pengalaman dan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan.

“Ternyata setelah diskusi, ketiga syarat itu terpenuhi. Sejauh ini dari proses migrasi Berrykitchen ke Yummybox belum ada customer yang complain tentang rasa kita,” ujarnya.

Berrykitchen yang telah beroperasi sejak 2012 lalu telah melayani ratusan ribu pelanggan yang sebagian besar adalah kalangan pekerja profesional di Jabodetabek dan terus tumbuh hingga memperoleh investasi seri A dari Sovereign’s Capital di tahun 2015.

Dengan akuisisi ini, sejak pertengahan April 2019 Berrykitchen telah melebur menjadi Yummybox yang hadir dalam bentuk aplikasi dan tersedia di sistem operasi Android dan IOS untuk memudahkan para pekerja melakukan pesanan makan siang mereka.

Marketing Director Yummybox Raetedy Refanatha menjelaskan, salah satu inovasi baru yang dihadirkan perusahaan pasca akuisisi Berrykitchen adalah fitur Food Playlist, yaitu serangkaian menu makan siang  dalam kurun waktu 5 hingga 10 hari kerja sehingga pelanggan tidak perlu pusing memilih makanan setiap harinya. Pilihan menu makanan tak hanya dapat dipilih berdasarkan harga, tetapi juga selera, dan mood dan kondisi kesehatan pelanggan.

Selain itu,fitur baru lainnya seperti skip juga memudahkan pekerja dengan mobilitas tinggi. Dengan fitur ini, pelanggan dapat mengganti hari pengantaran paket makan siangnya sebelum pukul 10 pagi bila di hari tersebut berhalangan pergi ke kantor.

“Target market kita bisa terbagi antara ritel dan korporat. Keduanya sama-sama penting bagi Yummybox,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
industri makanan dan minuman

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top