3.000 Event Kecil dan Menengah Dikelola dengan Platform Loket

Setelah sukses menggarap bisnis penyelenggaraan acara berskala besar selama lebih dari 2 tahun , tahun ini Loket fokus menyasar pasar baru yaitu acara berskala kecil dan menengah.
Deandra Syarizka | 16 Mei 2019 10:51 WIB
CEO LOKET Edy Sulistyo (kedua kiri) berbincang dengan VP Consumer Rama Adrian (dari kiri) Product Manager Loket.com Febrian Adhitama dan VP Marketing LOKET Ario Adimas saat acara Grand Launching Loket.com di Jakarta, Selasa (8/5). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Ekspansi Loket ke pengelolaan event dan hiburan  skala kecil dan menengah membuahkan hasil. Lewat platform Loket.com, bagian dari grup Gojek tersebut kini telah membantu pengelolaan lebih dari 3.000 event skala kecil dan menengah.

VP Marketing Loket Ario Adimas menyatakan, pihaknya menggunakan teknologi untuk merevolusi bisnis hiburan. Setelah sukses menggarap bisnis penyelenggaraan acara berskala besar selama lebih dari 2 tahun terakhir, pada tahun ini pihaknya fokus menyasar pasar baru yaitu acara berskala kecil dan menengah.

“Dulu Loket tidak fokus ke arah ini [skala kecil dan menengah] pada 2016—2017. Tapi pada 2018 kemarin setelah meluncurkan platform Loket.com,  kami bisa garap event dengan size apa saja. Sekarang semua orang berhak dapat teknologi create event,” ujarnya, Rabu (15/5).

Dia menambahkan, Loket telah berpengalaman menangani berbagai macam acara berksala besar seperti konser musik, pameran, hingga olahraga. Tak hanya menyediakan teknologi, pihaknya bahkan dapat menyediakan sumber daya manusia yang dibutuhkan.

Saat ini, pihaknya juga mulai menyasar acara berskala kecil dan menengah seperti pentas seni sekolah, lokakarya, konferensi, hingga acara personal seperti reuni, pesta ulang tahun, hingga buka puasa bersama. Bagi kedua segmen ini, Loket menyediakan jasa digitalisasi penyelenggaraan acara dan distribusi tiket.

Pada dasarnya, saat ini Loket memiliki dua lini bisnis utama dengan dua skema bisnis yang berbeda, yaitu Loket sebagai platform business to business (B2B) yang mendigitalisasi proses penyelenggaraan dan promosi acara, hingga Go-Tix sebagai kanal pemasaran tiket business to customer (B2C) yang telah menjadi bagian dari aplikasi Gojek. Loket adalah bagian dari grup Gojek sejak 2017.

Menurutnya, saat ini kontribusi dari segmen B2B masih mendominasi keuntungan perusahaan. Meskipun demikian, dia menilai pertumbuhan segmen B2C juga cukup menggembirakan. Dengan pertumbuhan penyelenggara acara di berbagai kota, dia optimistis pertumbuhan segmen B2C dapat menyalip B2B dalam dua hingga tiga tahun mendatang.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
loket

Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup