5 Terpopuler Teknologi, Go-Jek Investasi di Startup Ojek Afrika dan Pelanggan Seluler Makin Lapar Data

Kabar Go-Jek yang berinvestasi di startup ojek Afrika menjadi berita terpopuler di kanal Teknologi Bisnis.com pada hari Rabu (8/5/2019).
Ahmad Rifai | 08 Mei 2019 17:48 WIB
SafeBoda

1. Gojek Investasi di Startup Ojek Afrika

Gojek dan Allianz menanamkan modal ke SafeBoda, perusahaan rintisan penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi yang berbasis di Uganda.

Pendanaan seri B ke SafeBoda dilakukan Gojek dan Allianz melalui divisi investasi masing-masing yaitu Go-Ventures dan Allianz X.

Baca selengkapnya di sini.

2. PUBG Ganti Nama Jadi Game for Peace di China

Tencent Holdings memutuskan untuk menarik versi uji coba PlayerUnknown’s Battleground dari pasar China dan meluncurkan gim serupa dengan desain yang lebih patriotic bernama Game for Peace.

Keputusan untuk menarik PUBG, seperti dilaporkan Reuters, dari pasar China diambil oleh Tencent karena perusahaan tersebut tidak kunjung mendapatkan persetujuan monetisasi konten, termasuk mikro transaksi (in-app purchase), dari pemerintah China.

Baca selengkapnya di sini.

3. Situs Media 7.5 Degrees Raih Pendanaan Tahap Awal dari East Ventures

7.5 Degree, situs media berbahasa terkait industri New Economy di Asia Tenggara, pada hari ini mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan pendanaan tahap awal (seed funding) dengan jumlah yang tidak disebutkan dari East Ventures.

Investasi ini akan mempercepat misi 7.5 Degree untuk menjadi sumber informasi paling akurat bagi para penjelajah industri New Economy di Asia Tenggara, serta merekrut lebih banyak jurnalis lokal - terutama di Indonesia, Vietnam, dan Singapura.

Baca selengkapnya di sini.

4. Fitur Baru di Android Q, dari Live Caption hingga Mode Focus

Google meluncurkan sistem operasi mobile terbarunya Android Q versi beta dalam acara konferensi pengembang Google I/O.

Beberapa fitur baru diperkenalkan termasuk caption otomatis dan mode Focus untuk membantu pengguna beraktivitas tanpa gangguan.

Baca selengkapnya di sini.

5. Pelanggan Seluler Makin Lapar Data

Pengguna ponsel pintar di Indonesia semakin lapar data. Beragam program promosi operator seluler dan perbaikan kualitas jaringan, membuat konsumsi data pengguna layanan seluler tumbuh pesat.

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel), PT Hutchison 3 Indonesia, dan PT XL Axiata Tbk. melaporkan lalu lintas trafik data tumbuh pesat di saat jumlah pelanggan seluler menyusut.

Baca selengkapnya di sini.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
google, seluler, game, StartUp, Gojek

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup