Ini 3 Penjual Inspiratif Tokopedia di Yogyakarta 

Siti Munawaroh
Jumat, 26 April 2019 | 18:46 WIB
Tiga penjual inspiratifTokopediadari Yogyakarta hadir dalam acara Media Gathering Seller Visit, Jumat (26/4/2019). Mereka adalah Dwi Isti Minarni pemilik brand Jogja Batik (kanan), Nana Widjaja pemilik brand Artesana (tengah), dan Sie Yulyani Retno Nugroho (kiri) pemilik brand Bagus Baby Fashion/Bisnis-Siti Munawaroh
Tiga penjual inspiratifTokopediadari Yogyakarta hadir dalam acara Media Gathering Seller Visit, Jumat (26/4/2019). Mereka adalah Dwi Isti Minarni pemilik brand Jogja Batik (kanan), Nana Widjaja pemilik brand Artesana (tengah), dan Sie Yulyani Retno Nugroho (kiri) pemilik brand Bagus Baby Fashion/Bisnis-Siti Munawaroh
Bagikan

Bisnis.com, YOGYAKARTA - PT Tokopedia, perusahaan teknologi di Indonesia, memperkenalkan tiga seller (penjual) inspiratif asal Yogyakarta, yang ikut berkontribusi membuka lapangan pekerjaan dan membantu meningkatkan ekonomi daerah.

Ketiga penjual inspiratif Tokopedia tersebut dihadirkan pada acara media gathering di Yogyakarta, Jumat (26/4/2019).

Public Relations Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, mengatakan ketiga penjual ini merupakan persona yang memiliki mimpi besar dan pantang menyerah untuk mewujudkan usaha mereka.

"Mereka adalah kreator lokal, memiliki catatan pelayanan dan pertumbuhan yang baik di Tokopedia, dan punya kisah sukses yang menarik," kata Ekhel kepada Bisnis.

Menurut Ekhel, tiga penjual yang dihadirkan dalam kegiatan ini mampu memberikan kesempatan bekerja pada orang-orang di lingkungan sekitar. Mereka membantu meningkatkan perekonomian di daerahnya.

"Kisah menarik yang dimiliki ketiga penjual ini diharapkan dapat memberi inspirasi bagi masyarakat agar jangan takut memulai usaha. Coba saja dulu," tukas Ekhel.

Hingga Maret 2019, Tokopedia mencatat lebih dari 5 juta penjual yang telah bergabung dan bertumbuh di platformnya. Sekitar 70 persen dari 5 juta penjual tersebut merupakan kategori wirausahawan baru. Adapun produk yang dijual bermacam-macam mulai dari kerajinan tangan, fashion hingga makanan paket.

Ini 3 Penjual Inspiratif Tokopedia di Yogyakarta 

Lebih lanjut, tiga penjual inspiratif dari Yogyakarta yang bergabung di platform Tokopedia yakni Dwi Isti Minarni, pemilik brand Jogja Batik, Nina Widjaja pemilik brand Artesana dan Sie Yulyani Retno Nugroho pemilik brand Bagus Baby Fashion.

Dwi Isti Minarni atau yang biasanya akrab disapa Isti memulai usaha batik dengan brand Jogja Batik pada 2005. Pada awal membangun bisnisnya, Isti menyewa sebuah tempat di mal, tetapi tak bertahan lama karena pada 2006 gempa melanda Kota Yogyakarta.

"Toko offline tutup karena gempa, akhirnya saya berfikir untuk mencari jalur pemasaran lain. Saya membuka toko online. Kami tertolong dengan online dan membantu kami cepat pulih," ujar Isti.

Saat ini Jogja Batik memiliki total 16 karyawan untuk produksi dan pemasaran, serta bekerja sama dengan sub konveksi di empat lokasi.

Sementara itu, Nina Widjaja membangun usaha produk alami kebutuhan sehari-hari dengan brand Artesana sejak 2015. Berbasis di Bantul, Yogyakarta, produk Artesana tidak menggunakan bahan kimia dan lebih memanfaatkan bahan baku atau rempah-rempah lokal.

Produk-produk Artesana seperti sabun batang, sampo, pasta gigi bubuk dan pembersih serba guna.

"Saya mulai aktif di platform Tokopedia saat diundang ikut Maker Festival tahun lalu. Kami pikir peluang yang bagus agar masyarakat mengenal brand Artesana," kata Nina yang menyukai bidang riset dan aktivitas pelestarian lingkungan.

Sosok seller inspiratif lainnya yakni Sie Yulyani Retno Nugroho atau yang akrab disapa Fosa. Tak pernah sebelumnya terpikir di benak Fosa menjadi seorang wirausaha seperti sekarang.

Dengan brand Bagus Baby Fashion, Fosa memproduksi dan memasarkan produk kostum tradisional untuk bayi dan anak. Kini usaha Fosa berkembang hingga mendapat permintaan untuk produk busana seragam, busana wisuda dan pengantin.

Fosa mengklaim produk busana tradisional bayi dan anak yang diproduksinya menggunakan bahan yang berkualitas sehingga nyaman dikenakan.

"Saya membuka toko di Tokopedia pada 2011 guna menghindari isu-isu penipuan yang membuat banyak pembeli segan berbelanja online. Harapannya bisa terus berkreasi menciptakan produk yang diminati dan memberi lapangan pekerjaan untuk warga sekitar," pungkas Fosa. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Siti Munawaroh
Editor : Akhirul Anwar
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper