Penipuan Tiket Gratis Kian Marak. Kapersky Berbagi Cara Menghindarinya

Kaperskay Lab mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penipuan pembagian tiket gratis yang tersebar secara online baik melalui Whatsapp,maupun Facebook.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 02 Februari 2019  |  16:49 WIB
Penipuan Tiket Gratis Kian Marak. Kapersky Berbagi Cara Menghindarinya
Ilustrasi - Botswanayouth

Bisnis.com,JAKARTA—Kaperskay Lab mengimbau masyarakat berhati-hati terhadap penipuan pembagian tiket gratis yang tersebar secara online baik melalui Whatsapp,maupun Facebook.

Kapersky menganjurkan agar masyarakat tak perlu menggubris pesan dari seseorang yang mengatakan bahwa tempat wisata tertentu seperti Disneyland misalnya sedang membagikan tiket gratis, atau informasi yang mengabarkan diskon tiket perjalanan maskapai penerbangan tertentu.

Kaspersky Lab memberi penjelasan mengenai penipuan viral yang berkedok pembagian tiket gratis dan sejenisnya.

Kejadian yang sebenarnya ialah, ketika seseorang mendapat pesan dari salah seorang teman di daftar kontak mengenai hadiah atau pembagian tiket gratis lalu, akan ada sebuah tautan yang terlihat resmi untuk menarik perhatian masyarakat.

Pada situs tersebut juga akan muncul pesan tertulis bisa seperti “Jangan lewatkan 500 tiket masuk Disneyland gratis, atas perayaan ulang tahun Disneyland yang Ke -100”.

Untuk lebih menarik perhatian masyarakat, halaman tautan tersebut dipenuhi komentar para pengguna yang terkesan bergembira atas pembagian tiket gratis dan membagikan foto-foto tiket yang telah mereka menangkan.

Adapun, prosedur untuk mendapatkan tiket gratis ini terbilang mudah, yaitu melengkapi survei singkat. Setelah itu, pengunjung situs tersebut akan diminta untuk mengklik tombol “Dapatkan”.

Namun, untuk beberapa alasan aneh, tiket yang dinantikan justru tidak muncul. Sebaliknya, tombol tersebut justru akan mengalihkan ke situs lainnya.

Kapersky Lab mengungkapkan bahwa skema seperti ini menjadi sangat umum sekarang, dan halaman palsu yang baru terus muncul hampir di setiap hari.

WhatsApp atau Facebook digunakan sebagai platform untuk mengirim pesan, dan pengguna akan mendistribusikannya dengan mengklik “bagikan” dan berharap memperoleh tiket gratis. 

Bahkan di Indonesia misalnya, beberapa orang mungkin pernah mendapatkan rangkaian pesan terusan yang berisikan informasi diskon perjalanan maskapai penerbangan disertai tautan terlampir.

Dengan demikian, diperlukan ketelitian agar masyarakat tidak terjerumus dalam penipuan dengan skenario seperti ini. Kapersky Lab pun membagikan tips untuk menghindari modus penipuan tersebut.

Berikut langkah-langkah yang dianjurkan:

  • Walaupun tidak terancam kehilangan uang, data pribadi, atau hal lainnya, masyarakat jangan pernah membuka tautan dalam pesan mencurigakan dengan skenario apa pun.
  • Sebaiknya tidak membagikannya kepada teman-teman atau mempostingnya di Facebook, karena itu hanya akan membantu para penipu mendapatkan keuntungan.
  • Jika pernah mendapatkan pesan seperti itu dari seorang teman di WhatsApp, atau melihat tautan tiket gratis yang tidak jelas di Facebook, untuk menghindari penyebaran lebih luas, sebaiknya langsung beri tahu pengirim bahwa informasi tersebut adalah penipuan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaspersky lab, penipuan

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top