Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LBH Pers Krisis Keuangan, Lembaga Donator Banyak yang Tutup

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers tengah melakukan penggalangan dana untuk pembiayaan operasional, sehubungan dengan krisis finansial yang melanda lembaga itu.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 13 Juli 2018  |  18:43 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers tengah melakukan penggalangan dana untuk pembiayaan operasional.

Sejak HUT ke-15 LBH Pers mengalami keterpurukan karena jatuh mengalami krisis keuangan lembaga.

Jika dikalkulasikan kebutuhan riil dari LBH Pers adalah sekitar Rp35 Juta.

“Biaya overhead kantor, listrik, telepon, air, alat tulis kantor, internet, biaya sidang-sidang dan honor staf,” ujar Direktur LBH Pers Nawawi saat dihubungi Bisnis, Jumat (13/7/2018).

Selain itu, penggalangan dana ini dilakukan karena beberapa lembaga donor program kebebasan media yang menyokong ada yang tutup.

Tidak hanya itu, LBH Pers juga mengajak partisipasi publik untuk bergabung dalam gerakan pembela kebebasan pers dan kebebasan berekspresi.

“LBH Pers mengharapakan donasi publik sekitar Rp200juta untuk operasional sekitar 6 bulan, sehingga LBH Pers bisa mandiri dan tetap dapat memberikan layanan bantuan hukum kepada jurnalis,” ujar Nawawi.

Donasi publik dapat disalurkan melalui website http://www.kitabisa.com/PeduliLBHPers.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pers
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top