Tips Memilih To-Do List Apps yang Paling Pas

Aplikasi pengelola tugas (to-do list app) yang cocok akan sangat membantu untuk menjadwalkan pekerjaan dengan lebih efektif.
Gombang Nan Cengka | 11 Juni 2018 14:48 WIB
Ilustrasi - Knote

Bisnis.com, JAKARTA — Saya cukup sering mencoba berbagai aplikasi pengelola tugas, baik untuk tinjauan artikel maupun untuk pekerjaan sehari-hari. Aplikasi pengelola tugas (to-do list app) yang cocok akan sangat membantu untuk menjadwalkan pekerjaan dengan lebih efektif.

Pertanyaannya, aplikasi mana yang sebenarnya paling baik? Sekali lagi, semuanya tergantung kepada keperluan Anda. Namun di sini saya akan membandingkan beberapa yang menurut pengalaman saya cukup pantas digunakan.

 

Google Tasks

• Positif: Terintegrasi dengan layanan Google lain seperti Calendar dan Gmail (versi web).

• Negatif: Terlalu sederhana, tidak ada fitur kolaborasi atau prioritas. Pengguna dengan kebutuhan lebih rumit mesti mencari alternatif lain.

Aplikasi Google ini termasuk yang paling sederhana, namun kiranya mesti menjadi salah satu pilihan pertama yang Anda lirik. Kerap kali kita sebenarnya tidak memerlukan aplikasi yang rumit, dan cukup memakai aplikasi yang straight-to-the-point.

Google Tasks menyediakan kemampuan dasar: membuat tugas dan daftar tugas, mencantumkan tenggat, dan bahkan membuat subtugas. Integrasi dengan Gmail (versi web) membuat kita bisa mengubah surat masuk menjadi entri dalam Google Tasks.

Microsoft To-Do merupakan aplikasi lain yang juga menekankan integrasi dengan aplikasi lain. Bila tugas-tugas dalam Google Tasks otomatis disertakan dalam aplikasi Google Calendar, tugas dalam Microsoft To-Do dapat diselaraskan dengan layanan Outlook.com.

 

Wunderlist

 

• Positif: fitur cukup lengkap.

• Negatif: kelihatannya tidak akan dikembangkan lagi.

Aplikasi ini termasuk salah satu favorit saya, terutama karena cukup lengkap tanpa harus menjadi terlalu rumit. Meskipun Wunderlist pada saat ini sudah dibeli Microsoft, kita masih bisa menjumpainya sebagai aplikasi tersendiri.

Wunderlist menambahkan fitur seperti melampirkan berkas (baik lokal maupun yang tersimpan di dalam layanan penyimpanan daring Dropbox), dan kemampuan yang lebih fleksibel dalam menentukan tenggat, seperti tugas berulang (repeated task).

Integrasi dengan aplikasi kalender sedikit lebih repot daripada Google Tasks atau Microsoft To-Do, yang dilakukan secara otomatis. Namun, paling tidak kita masih bisa memilih apakah ingin menyelaraskan data dengan layanan Google, Microsoft, atau aplikasi kalender lainnya.

 

Todoist

 

• Positif: cukup lengkap, dengan integrasi ke berbagai layanan pihak ketiga.

• Negatif: beberapa fitur penting hanya tersedia sebagai fitur berbayar.

Todoist adalah satu-satunya aplikasi freemium dalam artikel ini. Fiturnya termasuk paling lengkap dibandingkan aplikasi lain. Todoist tidak hanya mendukung fitur seperti proyek dan kolaborasi dengan pengguna lain. Kita juga bisa memberi prioritas terhadap setiap tugas yang sudah didaftarkan.  Tersedia juga integrasi dengan Google Calendar, yang harus diaktifkan dari aplikasi webnya.

Todoist akan mengirimkan agenda harian tiap pagi lewat surat elektronik ke alamat yang sudah Anda tentukan sebelumnya. Fitur lain adalah pemantauan produktivitas: bila Anda berhasil menyelesaikan tugas berdasarkan target (misalnya 5 tugas), Anda akan diberikan karma.

Beberapa fitur premiumnya adalah label, yang berguna untuk mengkategorikan tugas (misalnya berdasarkan tempat), komentar, dan lampiran berkas.  Sebagian dari fitur-fitur berbayar ini sebenarnya bisa ditemukan pada pesaingnya secara gratis, tetapi bila Anda menyukai Todoist.

 

Taskade

 

• Positif: Fleksibel, tidak hanya terbatas sebagai pengelola tugas.

• Negatif: menuntut koneksi internet agar bisa bekerja.

Taskade adalah aplikasi yang relatif baru tetapi cukup menarik. Sebenarnya aplikasi ini cukup rumit, tetapi Anda bisa mengabaikan fitur lanjutnya. Taskade tersedia sebagai aplikasi web, ekstensi peramban, aplikasi desktop, dan ponsel.

Inti aplikasi ini sebenarnya adalah membuat daftar, dan ini tidak terbatas pada tugas saja, tetapi juga hal-hal seperti pengembangan gagasan (yang tidak selalu membutuhkan tenggat), atau catatan rapat.

Bila Anda menggunakannya untuk mengatur dan menjadwalkan tugas, Taskade dilengkapi dengan kemampuan untuk mencantumkan tenggat (walaupun tidak ada kemampuan untuk repeated task). Tugas ini kemudian bisa ditambahkan pada layanan kalender seperti Google Calendar atau Yahoo Calendar (sayangnya fitur ini belum ada pada aplikasi web).

Seperti juga Wunderlist, Taskade menyediakan fitur dasar untuk kolaborasi.

Satu kelemahan Taskade, baik versi web maupun ponsel, adalah tiadanya dukungan untuk penggunaan luring.

Tag : tips digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top