Mencari Konten Web yang Hilang di Internet Archive

Situs web Internet Archive, yang bertujuan mengarsip laman web dan berbagai koleksi digital lainnya.
Gombang Nan Cengka | 07 Juni 2018 13:48 WIB
Tampilan lama situs Bisnis.com yang tersimpan di dalam Wayback Machine - Gombang Nan Cengka

Bisnis.com, JAKARTA — Apakah Anda pernah mendengar ungkapan “internet tidak pernah lupa”?

Pada kenyataannya, informasi yang diterbitkan di internet bisa saja hilang. Situs yang pertama kali mempublikasikan tidak selalu ada selamanya atau situs tersebut bisa saja menghapusnya.

Bila tidak ada pihak lain yang menyalin dan menyimpannya, suatu informasi yang diterbitkan di internet tetap berisiko lenyap tanpa bekas. Di sinilah fungsi situs web Internet Archive, yang bertujuan mengarsip laman web dan berbagai koleksi digital lainnya.

Wayback Machine 

Wayback Machine merupakan proyek pertama Internet Archive. Proyek ini bertujuan untuk mengarsipkan sebanyak mungkin bagian dari jaringan web. The Wayback Machine sudah cukup lama beroperasi. Anda bisa menemukan arsip dari awal dasawarsa 2000-an. 

Karena proyek ini mengarsipkan situs web secara berkala, kita bisa melihat perubahan suatu laman web dari tahun ke tahun, atau malah dari bulan ke bulan. Bila laman web itu ternyata tidak dipublikasi lagi, kita masih bisa membaca versi-versi yang sudah pernah diarsipkan.

Namun, Wayback Machine pada kenyataannya tidak bisa mengarsipkan semua laman web yang pernah dipublikasikan. Ada saja laman web yang terlewat. Selain itu Wayback Machine juga menghormati permintaan bila penerbit laman web tidak ingin laman webnya diindeks.

Bila Anda menemukan ada laman web yang ternyata belum diarsip, Anda bisa menyimpannya juga di Wayback Machine. Seandainya URL yang diketikkan ke dalam Wayback Machine ternyata belum disimpan, Anda akan ditanya apakah ingin menyimpan laman tersebut di Internet Archive. Setelah Anda mengiyakan, laman web tersebut akan diarsip agar bisa dibaca kembali di kemudian hari.

Software Collection

Dewasa ini Internet Archive juga tidak membatasi koleksinya pada laman web atau konten lainnya, tetapi juga pada perangkat lunak (software). Ini bisa dijumpai pada Software Collection. Koleksi perangkat lunak ini berupa arsip berbagai perangkat lunak lawas.

Karena usianya yang tua, Anda umumnya tidak akan bisa menjalankan perangkat lunak di dalam arsip koleksi ini tanpa akses ke perangkat keras aslinya. Alternatif lain adalah menjalankan emulator. 

Beberapa jenis perangkat lunak sudah memiliki emulator yang bisa dijalankan dari peramban. Sebagai contoh, Anda bisa bermain permainan Pac-Man untuk DOS, sistem operasi keluaran 1980-an, langsung tanpa harus mengunduh dan menjalankannya di komputer sendiri. 

 

Buku elektronik

Koleksi lain yang menarik juga adalah buku elektronik. Internet Archive menampung buku-buku yang disumbangkan dari perpustakaan, dari digitalisasi. Beberapa di antaranya dapat diunduh dengan bebas, namun ada juga yang harus “dipinjam” terlebih dahulu. Buku yang harus dipinjam ini umumnya adalah buku yang masih memiliki hak cipta.

Koleksi video & audio

Koleksi yang ditampung di Internet Archive tidak terbatas pada teks saja, tetapi juga audio dan video. Berbagai rekaman dari grup band Grateful Dead bisa dijumpai di sini, begitu juga buku audio (sumbangan dari LibriVox), dan juga audio dari berita radio dan pidato. 

Koleksi video juga tidak kalah beragamnya. Kita bisa menemukan berbagai jenis video di sini, mulai dari animasi, film, berita, sampai kuliah gratis dari MIT. (k8)

Tag : tips digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top