Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPI Akan Buat Regulasi Soal Siaran Politik

Komisi Penyiaran Indonesia menyiapkan regulasi khusus tentang siaran politik.
Kurniawan A. Wicaksono
Kurniawan A. Wicaksono - Bisnis.com 22 Mei 2017  |  21:09 WIB
Komisi Penyiaran Indonesia
Komisi Penyiaran Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Komisi Penyiaran Indonesia tengah menyiapkan regulasi khusus tentang siaran politik untuk melindungi hak publik atas pemanfaatan frekuensi.

Hardly Stefano Pariela, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengatakan hal persiapan Persiapan Komisi Penyiaran Indonesia (PKPI) tersebut dilakukan setelah adanya evaluasi atas pengawasan penyiaran pemilukada 2017.

Pihaknya berharap PKPI tersebut dapat mengimbangi percepatan modus-modus pelanggaran yang dilakukan televisi dan radio dalam penyiaran aktivitas politik. Dengan demikian, pengawasan penyiaran pilkada 2018 mampu melindungi publik atas pemanfaatan frekuensi.

“Prinsipnya sangat jelas, frekuensi tidak boleh digunakan untuk kepentingan kelompok,” ujarnya, seperti dikutip dalam laman resmi KPI, Senin (22/5/2017).

KPI, sambungnya, berkepentingan mengawal pendidikan politik untuk publik melalui penyiaran. Regulasi yang adil terhadap seluruh kontestan politik untuk tampil lewat medium penyiaran perlu disiapkan.

Hal ini digunakan agar masyarakat tersampaikan dengan benar informasi mengenai pemilihan umum, pemilihan kepala daerah ataupun pasangan calon yang akan terlibat pada momentum demokrasi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

politik frekuensi komisi penyiaran indonesia
Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top