Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Medsos Penyebar Kebencian Terlacak Polisi

Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Besar Polisi Fadil Imran mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah akun media sosial yang dikategorikan melakukan ujaran kebencian.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2017  |  19:18 WIB
Proklamasi media sosial - dokumentasi
Proklamasi media sosial - dokumentasi

Bisnis.com, JAKARTA - Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Komisaris Besar Polisi Fadil Imran mengatakan pihaknya telah mengantongi sejumlah akun media sosial yang dikategorikan melakukan ujaran kebencian.

"Saat ini yang dipantau dan telah kami kantongi melakukan ujaran kebencian ada di media sosial Facebook yang lebih banyak digunakan dan familiar dengan masyarakat Indonesia," kata Fadil dihubungi di Jakarta, Kamis (2/3/2017).

Fadil mengatakan pihaknya akan segera melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebagai upaya menegakkan etika dalam beraktivitas di dunia maya.

Polisi juga telah menangkap salah seorang pemilik akun penyebar ujaran kebencian di Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (27/2) dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Tersangka diduga pemilik akun Facebook atas nama Agus Hernawan dan Yasmen Ropi serta admin grup "Keranda Jokowi-Ahok" yang kerap memuat ujaran kebencian kepada pemerintah," tuturnya.

Menurut Fadil, tersangka ditangkap karena materi yang dia unggah berisi hal-hal yang bersifat provokatif dan mendiskreditkan pemerintah dengan muatan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Tersangka diancam dengan Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 16 juncto Pasal 4 huruf b angka 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

akun Medsos

Sumber : ANTARA

Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top