Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Konsumsi Konten Digital Tumbuh Signifikan

Penyedia mobile Internet software UCWeb menyatakan konsumsi konten digital telah mengalami pertumbuhan sebesar 61% sejalan dengan meningkatnya permintaan konten berita daring sepanjang tahun lalu di Indonesia.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 17 Januari 2017  |  17:31 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Penyedia mobile Internet software UCWeb menyatakan konsumsi konten digital telah mengalami pertumbuhan sebesar 61% sejalan dengan meningkatnya permintaan konten berita daring sepanjang tahun lalu di Indonesia.

‎Jack Huang, President of Overseas Business UCWeb, Alibaba Mobile Business Group memprediksi tahun ini konsumsi konten digital tesebut akan tumbuh lebih besar dibandingkan tahun lalu.

Pasalnya, menurut Huang hal tersebut dikontribusi oleh tumbuhnya penggunaan media sosial dan meningkatnya pengguna Internet yang menurut data APJII telah mencapai 132,7 juta pengguna Internet aktif.

"Peningkatan itu akan terus menstimulasi konsumsi konten digital dan membangunkan kembali para penulis konten," tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (17/1).

Dia menjelaskan berdasarkan observasi UCNews, konsumsi artikel dan video online juga mengalami peningkatan sekitar 25% dari total keseluruhan masyarakat yang mengkonsumsi konten online. Selain itu, data tersebut juga menyebutkan saat ini ada sebanyak 7.000 jurnalis dan editor yang telah bekerja untuk industri media di Indonesia.

"Data kami menyebutkan sekitar 3,8% atau sebesar 3 juta ‎dari total pengguna Internet aktif Indonesia adalah blogger," ujarnya.

Berdasarkan laporan Year-end mobile content consumption trend of 2016 in Indonesia telah menunjukan adanya peningkatan signifikan dalam konsumsi konten berita pada semester II/2016.

Dia juga mengatakan pageviews‎ UC News pada kuartal IV/2016 meningkat sebesar 307% lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya dan durasi membaca meningkat menjadi sebesar 260% pada periode yang sama.

"‎Kami menyebut kelompok masyarakat ini sebagai We Media yaitu masyarakat yang menekuni dunia penerbit independen dan individu penyedia konten yang dapat memberikan pengaruh kepada yang lain," ujarnya.

Huang menjelaskan kelompok masyarakat yang paling dominan mengkonsumsi konten daring tersebut adalah pria dari usia 19-25 tahun dan kelompok masyarakat berusia 31 tahun ke atas.‎ Menurutnya, rasio perbandingan pengkonsumsi konten dari tersebut antara pria dan wanita adalah 4:1.

"Terhitung hampir sebesar 70% dari total konsumen konten digital ini ada di usia itu dan rasio pengguna pria dan wanita sekitar 4:1," tuturnya.

Menurutnya, konten daring yang paling banyak dibuka oleh masyarakat adalah berita hiburan yaitu sekitar 30%, berikutnya adalah konten sosial sekitar 19% dan olahraga sekitar 18%. Sisanya, membuka konten berita lain.

"‎Hampir 40 dari 100 pengguna yang berselancar di Internet setiap hari pasti membuka konten berita.

Konten yang sering dibuka adalah kategori konten Hiburan, Olahraga, Teknologi, Kesehatan dan Gaya Hidup," katanya.

Dia berpandangan Internet merupakan sarana terpenting ke dua dalam penyebaran konten dan mendorong banyaknya pengguna media sosial serta smartphone di Indonesia. Data UCNews juga menyebutkan dalam waktu satu minggu ada sekitar 354,2 menit atau 42,5% waktu yang digunakan masyarakat untuk mengkonsumsi konten daring.

"Meningkatnya aksesibilitas serta penyebaran pengguna selular, membantu mempromosikan pentingnya peran Internet dalam lanskap media di Indonesia. Kami berharap ke depan akan semakin banyak yang mengkonsumsi konten daring ini," tukasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

konten digital
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top