Kapal Cepat Robot Kreasi Mahasiswa ITN Sabet Juara I

Choirul Anam
Jumat, 9 Desember 2016 | 19:07 WIB
Rektor ITN Lalu Mulyadi (empat kiri) dan Dosen Pembimbing Totok Sugiarto berfoto bersama Tim UART 1 di depan kapal cepat robot rescue di Malang, Jumat (9/12/2016). Kapal cepat robot rescue karya mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berhasil menjuarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCBTN) 2016 kategori Engine yang diselenggarakan Kemenristekdikti./Bisnis-Choirul Anam
Rektor ITN Lalu Mulyadi (empat kiri) dan Dosen Pembimbing Totok Sugiarto berfoto bersama Tim UART 1 di depan kapal cepat robot rescue di Malang, Jumat (9/12/2016). Kapal cepat robot rescue karya mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berhasil menjuarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCBTN) 2016 kategori Engine yang diselenggarakan Kemenristekdikti./Bisnis-Choirul Anam
Bagikan

Bisnis.com, MALANG - Kapal cepat robot rescue karya mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang menjuarai Kontes Kapal Cepat Tak Berawak Nasional (KKCBTN) 2016 kategori engine yang diselenggarakan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).

Tim Uber Alles Roboboat Team (UART) 1 tersebut terdiri dari enam mahasiswa, yang terdiri dari tiga tim inti Kadek Budi Adnyana Putra sebagai ketua tim, Bambang Hermanto sebagai driver, Andreas Teguh Setyo Pambudi sebagai mekanik.

Ada pula tim nonteknis seperti Arif Ananjaya dan Dinar Marta Pangestu yang semuanya terdiri atas mahasiswa Prodik Teknik Mesin Jurusan Mesin.

KKCTBN 2016 diselenggarakan di Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Jawa Timur pada 30 November hingga 1 Desember 2016. Kontes itu bertema kapal robot rescue atau mitigasi.

Selama tiga bulan tim UART 1 yang dibimbing Totok Sugiarto melakukan puluhan riset lewat referensi maupun browser internet tentang topik tersebut.

Selain itu, keberhasilan tersebut juga berkat pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya pada 2013 yang meraih peringkat 5 dan 2014 meraih juara tiga. Dari kompetisi sebelumnya, mereka belajar untuk mengetahui kelemahan karyanya selama ini.

Hasilnya, UART 1 berhasil tampil berbeda dalam KKCTBN 2016 itu. Kapal tanpa awak milik ITN itu menggunakan tenaga water jet dan teknologi double step.

"Sesuai dengan tema kapal robot rescue, kapal tanpa awak milik kami memiliki kecepatan yang tinggi hingga 120 km/jam dan dapat bermanuver dengan stabil serta berbelok patah sehingga cocok digunakan sebagai kapal penyelamat," kata Kadek di Malang, Jumat (9/12/2016).

Rektor ITN Lalu Mulyadi berjanji akan terus mendukung mahasiswa untuk berkreasi lewat berbagai lomba ilmiah. Keberhasilan mahasiswa dalam lomba-lomba akan berdampak positif bagi institut dengan naiknya peringkat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Penulis : Choirul Anam
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper