Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Doku Gandeng PayEase Perluas Pangsa Pasar

Penyedia pembayaran elektronik Doku menggandeng PayEase untuk memperluas pasarnya seiring dengan tingginya kebutuhan konsumen terhadap sistem pembayaran elektronik dan potensi e-commerce yang diprediksi memiliki nilai transaksi US$130 miliiar pada 2020.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 09 Agustus 2016  |  19:13 WIB
Menyediakan pembayaran online nonperbankan.  - Bisnis.com
Menyediakan pembayaran online nonperbankan. - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA—Penyedia pembayaran elektronik Doku menggandeng PayEase untuk memperluas pasarnya seiring dengan tingginya kebutuhan konsumen terhadap sistem pembayaran elektronik dan potensi e-commerce yang diprediksi memiliki nilai transaksi US$130 miliiar pada 2020.

Nabilah Alsagoff, Chief Operating Officer Doku, mengemukakan ‎kerja sama yang dilakukannya kali ini bersama dengan penyedia pembayaran elektronik global PayEase diklaim mampu memperkuat pangsa pasarnya hingga ke ranah global.

Dia menjelaskan Doku juga akan melakukan dua strategi bisnis melalui kerja sama tersebut yaitu memasarkan produk dan jasa di dua portal yang dimiliki PayEase, yaitu SilkRoad Trade Ease untuk produk dan Travel Ease untuk jasa yang berhubungan dengan pariwisata.

“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, dapat membuka jalan bagi merchant Doku untuk memperluas pangsa pasarnya serta mendorong pertumbuhan bisnis online mereka,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (9/8/2016).

COO Doku tersebut juga mengklaim saat ini Doku merupakan satu-satunya sistem pembayaran elektronik yang sudah menyediakan pembayaran online nonperbankan yang memfasilitasi pembayaran China UnionPay bagi merchant-nya.

Nabilah menjelaskan sistem pembayaran asal China yang tengah dijajakinya kali ini diklaim telah memiliki koneksi dengan sebanyak 90% bank Tiongkok, sehingga dirinya optimistis pangsa pasar Doku akan semakin kuat.

“Penyedia layanan pembayaran dari China ini telah terkoneksi dengan 90% bank-bank di China untuk meresmikan kemitraan bisnisnya,” katanya.

Berdasarkan Boston Consulting and AliResearch disebutkan potensi pasar e-commerce China sangat menjanjikan. Beberapa riset mencatat penetrasi e-commerce di China mencapai angka sebesar 89% di sejumlah kota.

Secara keseluruhan, pertumbuhan konsumsi pribadi konsumen China diprediksi mencapai nilai 42% dalam kurun waktu 4 tahun mendatang.

Terpisah, Executive Vice President PayEase, Kevin Yim mengatakan kerja sama yang telah dilakukannya bersama Doku tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi konsumen pada saat melakukan transaksi antar negara.

Dia optimistis kerja sama dengan Doku dapat diterima dengan baik oleh konsumennya. “Kolaborasi berharga ini akan menciptakan manfaat bersama bagi 1,3 miliar populasi China dan 250 juta masyarakat Indonesia, yang tercatat memiliki perputaran perdagangan lebih dari US$42 miliar pada 2015.”


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

doku pembayaran online
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top