XL Optimistis Garap Teknologi Seluler generasi keempat (4G)

Pamuji Tri Nastiti
Kamis, 30 Mei 2013 | 01:32 WIB
Bagikan

BISNIS.COM, SEMARANG – Operator seluler XL optimistis mampu menggarap teknologi seluler terkini generasi keempat (4G) untuk operasionalisasi satu hingga dua tahun kedepan.  

Presiden Direktur XL Axiata Tbk, Hasnul Suhaimi mengatakan penggunaan 4G sebagai teknologi terbaru akan menambah kemampuan internet akses dimana bagi sebagaian penggunanya, 3G belum memenuhi kebutuhan. 
 
“Pada dasarnya 4G saat ini belum terlalu dibutuhkan, terlebih belum ada kejelasan mau pakai frekuensi yang mana,” katanya usai penandatanganan nota kesepahaman ProgramXL Future Leaders 2 dengan Universitas Dian Nuswantoro di Semarang, Kamis (30/5/2013). 
 
Realisasi long term evolution (LTE) itu, lanjutnya, sepenuhnya belum dapat dipastikan apalagi pihaknya menyatakan penggunaan 3G XL baru mencapai 30% dari total yang dibangun untuk seluruh wilayah Nusantara. 
 
Menurutnya, kini operator masih menunggu kebijakan pemerintah dalam memberikan frekuensi dimana terdapat beberapa opsi penggunaan seperti 2.300 MHz dan 2,6 GHz.
 
“Atau malah di 1.800 MHz kalau frekuensi itu sudah tidak dipakai untuk 3G, tetapi ada juga 700 MHZ yang saat ini dipakai untuk TV. Kalau freuensi sudah pelan pelan semua operator akan pindah ke 4G satu dampai dua tahun kedepan.”
 
Menuju era 4G, XL sudah menyiapkan spektrum, peralatan untuk mendukung migrasi dari 3G ke 4G, dan membangun pembaruan konten yang bisa dioperasikan melalui 4G yang mampu men-deliver data dengan kecepatan hingga 150 Mbps itu. 
 
Sebagai bagian pengembangan layanan dan jangkauan pasar, Husni tidak berkomentar panjang mengenai kabar rencana akuisisi XL pada operator Axis dengan dalih secara prinsip pihaknya terbuka untuk bekerjasama saling menguntungkan dengan operator lain.
 
“Sampai saat ini belum dibahas, banyak kerjasama dengan pihak lain sudah kami kaji soal itu [kabar akuisis Axis] saya tidak mau komentar.”
 
Kabar akuisisi itu mengemuka setelah muncul rencana konsolidasi beberapa operator menghadapi persaingan pasar yang lebih maju. Namun, konsolidasi operator telekomunikasi di Indonesia tidak selalu berupa akusisi perusahaan, tapi dapat dilakukan dengan kerjasama.
 
Sementara itu, untuk melebarkan ceruk pasar pengguna XL, PT Axiata melakukan kerjasama dengan Udinus Semarang melalui program XL Future Leader 2 dimana akses berbagai kegiatan kampus akan bisa diakses dengan operator XL. 
 
“Kerjasama sementara untuk dua tahun kedepan dimana Udinus sebagai kampus digital memiliki 11.000 mahasiswa yang akan diarahkan menggunakan kartu XL untuk mendukung program ini,” ujar Rektor Udinus Edi Noersasongko. 
 
Kerjasama itu berupa pengembangan aplikasi berbasis android yang akan dikembangkan untuk mengakses beberapa program aplikasi kemahasiswaan Udinus selama kerjasama dengan XL. (dot)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini di sini:

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Topik-Topik Pilihan

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper