TEORI EVOLUSI DARWIN Ternyata Berlaku untuk Program Komputer

BISNIS.COM, JAKARTA—Siapa sangka jika Teori Evolusi Darwin ternyata berlaku untuk komputer? Baru-baru ini peneliti dari Departemen Energi Amerika Serikat mengungkap kode komputer juga mengalami "seleksi alam" dan berevolusi.
Galih Kurniawan
Galih Kurniawan - Bisnis.com 30 Maret 2013  |  12:50 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA—Siapa sangka jika Teori Evolusi Darwin ternyata berlaku untuk komputer? Baru-baru ini peneliti dari Departemen Energi Amerika Serikat mengungkap kode komputer juga mengalami "seleksi alam" dan berevolusi.

Penelitian itu dilakukan oleh pakar biologi komputasi dari Brookhaven National Laboratory Sergei Maslov dan mahasiswa Stony Brook University Tin Yau Pang. Mereka membandingkan frekuensi bertahan hidup dari dua komponen yakni genom bakteri dan sistem operasi komputer Linux. Penelitian mereka dipublikasikan melalui Jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Mereka menggunakan data genom bakteri yang cukup banyak. Keduanya meneliti frekuensi penggunaan kode genetis penting dalam proses metabolisme dari 500 spesies bakteri. Hasilnya menunjukkan kesamaan dengan frekuensi instalasi sebanyak 200.000 paket sistem operasi Linux pada 2 juta komputer.

Linux adalah sistem operasi berkode terbuka yang memungkinkan pengembang saling berkolaborasi untuk memodifikasi program untuk kebutuhan publik.

"Jika genom bakteri tidak memiliki gen khusus, maka dia akan mati. Seberapa banyak gen yang mereka punya? Kondisinya sama dengan sistem software yang memiliki banyak komponen yang saling bekerja sama, mereka hanya butuh komponen yang tepat untuk berkembang," ujar Maslov seperti dilansir website resmi Brookhaven National Laboratory, Kamis (28/3/2013) waktu setempat.

Penemuan itu berlaku untuk kedua sistem tersebut lantaran sama-sama berstatus "terbuka" di mana masing-masing komponen ter-install secara independen. Sistem bakteri dapat dengan mudah menambah maupun menghapus gen dari genom mereka, mirip seperti sistem berbagi file dalam dunia komputer.

Sama halnya dengan Linux di mana pengguna bebas meng-install dan berbagi komponen, berbeda dengan sistem operasi proprietary seperti Windows yang tertutup.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
teori darwin, teori evolusi, download linux, linux vs windows

Editor : Others
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top