Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KESELAMATAN KERJA: Pedoman K3 Bisnis Menara Telekomuniaksi Disusun

JAKARTA: Pembangunan menara BTS (base transceiver station)  telekomunikasi di berbagai daerah harus memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk itu Kementerian Tenaga Kerja menyusun Pedoman K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bidang
Jessica Nova
Jessica Nova - Bisnis.com 25 September 2012  |  20:54 WIB

JAKARTA: Pembangunan menara BTS (base transceiver station)  telekomunikasi di berbagai daerah harus memperhatikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Untuk itu Kementerian Tenaga Kerja menyusun Pedoman K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) bidang bisnis  telekomunikasi.

Hal itu dikarenakan sejak 2006 hingga kini, lebih dari 15 orang pekerja tewas dan luka-luka akibat terjatuh, tersengat listrik, maupun tertimpa menara BTS.

Untuk itu, Kemenakertrans meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan menara BTS telekomunikasi yang saat ini banyak didirikan.

"Pembangunan dan pemeliharaan menara BTS telekomunikasi harus diawasi dengan ketat, karena mengandung risiko kerja yang tinggi," ujar Menakertrans Muhaimin Iskandar hari ini (Selasa 25/9/2012).

Menurut dia, untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang saat pembangunan maupun pemeliharaan menara BTS, pemerintah mengambil kebijakan khususnya berupa pemberdayaan petugas pengawas ketenagakerjaan.

Bahkan, Kemenakertrans menyusun Pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Industri Telekomunikasi, serta memfasilitasi terbentuknya Asosiasi Jaring K3 Telekomunikasi (Jaring K3 Telko).

Secara keseluruhan saat ini di Indonesia terdapat 11 operator wireless dengan total 23 brands/produk dengan berbagai segmen pasar.

Pada 2008, Menara BTS di Indonesia mencapai 60.000 unit yang melayani 11 operator itu, sedangkan satu menara BTS melayani 2.318 pelanggan.

Dalam lima tahun ke depan, industri seluler Indonesia diperkirakan membutuhkan 158.030 menara BTS. (sut)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top