KANAL 3G: Kapasitas sudah 80%, Telkomsel minta tender 3G dipercepat

JAKARTA: PT Telkomsel meminta pemerintah mempercepat penggelaran lelang frekuensi 3G kanal 11 dan 12 secepatnya mengingat saat ini kapasitas di sejumlah daerah sudah diisi 80%.“Kami ingin segera karena ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan
Lingga Sukatma Wiangga | 04 April 2012 16:11 WIB

JAKARTA: PT Telkomsel meminta pemerintah mempercepat penggelaran lelang frekuensi 3G kanal 11 dan 12 secepatnya mengingat saat ini kapasitas di sejumlah daerah sudah diisi 80%.“Kami ingin segera karena ini penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan. kalau tidak segera ditambah kanalnya, maka kualitas layanan ke pelanggan akan menurun karena over capacity," ujar Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno kepada Bisnis melalui layanan pesan singkat sore ini.Menurut dia, sejumlah daerah di mana kapasitas layanan 3G nya sudah melebihi 80% adalah DKi Jakarta, Surabaya, Medan, dan Denpasar.Telkomsel bahkan siap membantu pemerintah melakukan pembersihan kanal 11 dan 12 agar pelaksanaan lelang bisa dipercepat. Saat ini anak usaha Telkom tersebut siap menerima memberikan bantuan teknis.“Kami siap membantu dari sisi mana saja, tapi itu juga terserah pemerintah, kita siap saja," tuturnya.

 

Presdir XL Axiata Hasnul Suhaimi juga mengaku sangat berminat untuk mengikuti tender tersebut dan minta dipercepat.

Operator 3G seperti Telkomsel dan XL sepertinya masih harus bersabar, karena Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyatakan baru akan melaksanakan lelang kanal 11 dan 12 pada pertengahan tahun ini.

"Hal ini dikarenakan saat ini pemerintah sedang membersihkan kanal tersebut dari interferensi sinyal Smartfren," ujarnya hari ini.

Tifatul mengaku kanal 11 dan 12 sangat dibutuhkan operator untuk meningkatkan kualitas layanannya. “Jadi sepertinya pertengahan tahun ini lelang baru bisa dilaksanakan,” kata  Tifatul.Sebelumnya, Komisi I DPR kembali mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk segera melelang kanal 11 dan 12, frekuensi 3G untuk menghindari potensi kerugian dari pembayaran up front fee dan biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi yang seharusnya dibayarkan bisaditerima kuartal II tahun ini.Anggota Komisi I DPR RI Roy Suryo mengungkapkan pemerintah sebaiknya mempercepat lelang 3G tahap III di kanal tersisa karena kebutuhan peningkatan layanan bagi pelanggan seluler yang sudah mendesak.

 

“Soal tender kanal tersisa, yang seharusnya bisa dimanfaatkan operator yang berminat, sebaiknya segera dilaksanakan,” tuturnya.Pelaksanaan tender sendiri molor dari jadwal semula yaitu pada kuartal I/2012, karena alasan penyelesaian pembersihan kanal dari gangguan interferensi operator terdekat.(api)

Tag :
Editor : Lingga Sukatma Wiangga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top